Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:06 WIB
loading...
Fit and Proper Test...
Komisi XI DPR mengangkat isu pengembalian fungsi pengawasan perbankan pada Bank Indonesia (BI) dalam fit and proper test calon Deputi Gubernur BI hari ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada tiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia saat ini masih berlangsung. Di hari pertama ini, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung memberikan paparan dan visinya dalam menjaga serta stabilisasi ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Sarmuji meminta calon Deputi Gubernur BI memaparkan beberapa pokok persoalan yang memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang (UU) BI.

Adapun revisi UU BI juga berisikan pertimbangan untuk mengembalikan fungsi pengawasan perbankan kepada bank sentral tersebut yang saat ini dipegang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi, tadi sempat ada rencana revisi UU BI. Nah, kira-kira persoalan yang masih bisa dimasukkan untuk memperkuat BI, karena kan BI itu adalah bank sentral," ujar Sarmuji di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

(Baca Juga: BI, OJK dan Pemerintah Harus Kompak Pulihkan Ekonomi)

Menjawab isu tersebut, Juda Agung mengatakan bahwa amendemen Undang-Undang BI harus memberi keleluasaan bagi bank sentral untuk turun langsung ketika terjadi krisis. "Situasi seperti krisis seperti sekarang ini, peran bank sentral dalam pembiayaan ekonomi itu sangat penting," katanya.

Dia menambahkan, dalam hal ini BI memiliki fokus lain yang perlu dimasukkan dalam revisi UU BI, yakni UMKM. Selama ini, kata dia, untuk pengembangan UMKM Bank Indonesia lebih banyak dari sisi saran. "Kondisi ini bisa menjadi pelajaran yang baik tentang bagaimana peran bank sentral," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved