Mendag Beberkan Dua Kelemahan Produk UKM Indonesia
Kamis, 05 November 2015 - 19:05 WIB
Mendag Beberkan Dua Kelemahan Produk UKM Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengemukakan, produk usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia sejatinya mampu berdaya saing di pasar global. Namun, terdapat dua kelemahan yang membuat produk UKM Indonesia kalah dengan negara lain.
Dia menyebutkan, kelemahan pertama adalah dalam hal promosi produk. Selama ini, produk UKM hanya mampu masuk dalam pasar tingkat kabupaten ataupun kota. Jarang sekali produk-produk dari tangan pengusaha mikro mampu menembus pasar nasional bahkan ekspor.
Hal ini lantaran kurangnya daya dukung dan promosi terhadap produk-produk tersebut. Akibatnya, produk UKM Indonesia yang memiliki kualitas lebih bagus, kalah bersaing dibanding produk dari negara lain karena kurang promosi. (Baca: Mendag Lembong Buka Pameran Pangan Nusa 2015)
"Promosi itu yang kita masih sangat kalah dibanding pelaku usaha dari negara lain," ucap Mendag dalam acara Pangan Nusa 2015 di Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Kelemahan kedua, lanjut pria yang akrab disapa Tom ini, terkait kemasan dari produk yang dihasilkan. Lantaran kemasan kurang menarik, produk yang berkualitas pun kurang dilirik pasar.
"Kita dibanding negara lain benar-benar kalah di promosi dan kemasan. Semoga dengan adanya perlombaan kuliner dan pameran ini bisa memberikan inspirasi, perbaikan inovasi, dan kreativitas," tandasnya.
Dia menyebutkan, kelemahan pertama adalah dalam hal promosi produk. Selama ini, produk UKM hanya mampu masuk dalam pasar tingkat kabupaten ataupun kota. Jarang sekali produk-produk dari tangan pengusaha mikro mampu menembus pasar nasional bahkan ekspor.
Hal ini lantaran kurangnya daya dukung dan promosi terhadap produk-produk tersebut. Akibatnya, produk UKM Indonesia yang memiliki kualitas lebih bagus, kalah bersaing dibanding produk dari negara lain karena kurang promosi. (Baca: Mendag Lembong Buka Pameran Pangan Nusa 2015)
"Promosi itu yang kita masih sangat kalah dibanding pelaku usaha dari negara lain," ucap Mendag dalam acara Pangan Nusa 2015 di Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Kelemahan kedua, lanjut pria yang akrab disapa Tom ini, terkait kemasan dari produk yang dihasilkan. Lantaran kemasan kurang menarik, produk yang berkualitas pun kurang dilirik pasar.
"Kita dibanding negara lain benar-benar kalah di promosi dan kemasan. Semoga dengan adanya perlombaan kuliner dan pameran ini bisa memberikan inspirasi, perbaikan inovasi, dan kreativitas," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :