Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa RI Kembali Turun

Jum'at, 06 November 2015 - 23:17 WIB
Stabilisasi Rupiah,...
Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa RI Kembali Turun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Oktober 2015 sebesar USD100,7 miliar atau senilai Rp1.373 triliun, turun dibandingkan posisi akhir September 2015 sebesar USD101,7 miliar.

Deputi Direktur Departemen Komunikasi Andiwiana mengatakan, perkembangan tersebut disebabkan peningkatan pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta penggunaan devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya.

"Hal tersebut sejalan dengan komitmen BI yang telah dan akan terus berada di pasar untuk melakukan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah guna mendukung terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Atas perkembangan tersebut, lanjut dia, posisi cadangan devisa per akhir Oktober 2015 masih cukup membiayai 7,1 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Grup Pengelolaan Relasi BI, Arbonas Hutabarat menambahkan, Bank Indonesia memiliki beberapa skema untuk mengantisipasi cadangan devisa, di antaranya bilateral swap agreement (BSA) dengan beberapa negara dan juga BCS (bilateral currency swap) arangement. "Itu juga merupakan suatu strategi kita untuk menjaga kecukupan cadangan devisa itu sendiri," tukasnya.

Bank Indonesia menilai, cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. (Baca: Ini Penyebab Cadangan Devisa RI Turun versi Ekonom)

"Kita harus kelola cadangan devisa dengan hati-hati. Kurs akan kami jaga stabilitas pasar valas untuk yakinkan volatilitas kurs dibatas yang sehat. Kami akan menjaga kecukupan cadev kita," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved