Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Merah Membara

Senin, 09 November 2015 - 16:12 WIB
Bursa Asia Variatif,...
Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Merah Membara
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup merah membara, di tengah variatifnya bursa utama Asia. IHSG terkoreksi 67,04 poin atau 1,47% ke level 4.499,51.

IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi 20,59 poin atau 0,45% ke level 4.545,95 dan pada akhir sesi I merosot ke level 4.497,45. Posisi ini melanjutkan akhir pekan lalu, di mana IHSG tergerus 10,68 poin atau 0,23% ke level 4.566,55.

Posisi IHSG hari ini, di tengah variatifnya bursa utama Asia, dengan saham Jepang dan China menguat setelah data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Dikutip dari Reuters, data Jumat lalu menunjukkan jumlah tenaga kerja AS meningkat 271.000 pada Oktober, kenaikan terbesar sejak Desember tahun lalu. Sedangkan tingkat pengangguran AS turun menjadi 5,0%, terendah sejak April 2008. Namun, prospek The Fed menaikkan suku bunga untuk kali pertama dalam hampir satu dekade menekan beberapa aset berisiko.

Adapun indeks Nikkei 225 positif 377,14 poin atau 1,96% ke level 19.642,74; indeks Strait Times turun 12,76 poin atau 0,46% ke 2.996,22; indeks Hang Seng juga terkoreksi 140,56 poin atau 0,61% ke 22.726,77; dan indeks Shanghai naik 56,85 poin atau 1,58% ke level 3.646,88.

Sektor saham hari ini melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar, yang minus 3,23%, diikuti properti susut 2,77%.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,02 triliun dengan 3,36 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp82,74 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,68 triliun dan aksi beli Rp1,77 triliun. Tercatat 67 saham menguat, 218 saham melemah dan 83 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp2.375 menjadi Rp97.775, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp50 menjadi Rp8.150 dan PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp40 menjadi Rp1.200.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.450, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp150 menjadi Rp26.850 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melemah Rp110 menjadi Rp2.125.

Baca:

Rupiah Siang Ini Memburuk, IHSG Kian Terpuruk

Ikuti Bursa Asia, IHSG Dibuka Tergelincir
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
8 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
8 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
8 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
9 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
9 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
9 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved