BCA: Dampak Pelemahan Rupiah Menarik

Senin, 09 November 2015 - 19:14 WIB
BCA: Dampak Pelemahan...
BCA: Dampak Pelemahan Rupiah Menarik
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Eugene Keith Galbraith mengaku terpukul dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

"Rupiah secara langsung memukul kami punya expenses (anggaran) tapi secara tidak langsung dampak pelemahan rupiah ini menarik," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (9/11/2015).

Eugene menjelaskan, uniknya dampak pelemahan rupiah terlihat dari melonjaknya jumlah orang yang menggunakan jasa hotel.

"Saya melihat sejak pertengahan tahun 2014 sampai sekarang, tiap hari Sabtu dan Minggu keluar makan siang, untuk booking sulit dapat meja," jelas dia.

Menurutnya, dengan kondisi rupiah yang melemah, masyarakat tidak menghabiskan USD untuk berpergian ke luar negeri, melainkan menggunakannya di dalam negeri.

Dia mengatakan, beberapa pihak yang meminjam dana kepada perseroan, terutama yang bergerak di bidang industri kelapa sawit juga terkena dampak dari melemahnya rupiah. (Baca: Euro Menang Atas USD, Rupiah Berakhir Kalah)

"Misal kelapa sawit. Kita punya beberapa peminjam di bisnis itu. Kalau bisnisnya berkurang karena harga komoditi tinggi, mereka akan memangkas tenaga kerjanya," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
18 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
51 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
58 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved