Ditekan Aksi Jual, IHSG Ditutup Meluncur 1%

Selasa, 10 November 2015 - 16:09 WIB
Ditekan Aksi Jual, IHSG...
Ditekan Aksi Jual, IHSG Ditutup Meluncur 1%
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup makin melemah karena ditekan aksi jual. IHSG meluncur 48,45 poin atau 1,08% ke level 4.451,05.

IHSG pagi tadi dibuka tak bergairah, sejalan dengan melemahnya bursa Asia dan Wall Street. IHSG berkurang 35,38 poin atau 0,79% ke level 4.464,13 dan pada akhir sesi I berakhir di level 4.497,72. HSG kemarin ditutup merah membara, di tengah variatifnya bursa utama Asia. IHSG terkoreksi 67,04 poin atau 1,47% ke level 4.499,51.

Sementara sore ini, bursa utama Asia ditutup mayoritas melemah, dengan indeks patokan regional memperpanjang aksi jual global, setelah data inflasi China di bawah perkiraan.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,7% menjadi 132,85 pada pukul 16.40 di Hong Kong karena saham China menghentikan reli empat hari. Indeks harga konsumen (CPI) naik 1,3% pada Oktober dari tahun sebelumnya, di bawah estimasi 1,5% dan turun dari posisi September sebesar 1,6%. Harga produsen turun 5,9%, memperpanjang koreksi selama 44 bulan.

"China masih menjadi risiko terbesar," kata ahli strategi ekuitas di Tokyo Nissay Asset Management Corp Isao Kubo, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (10/11/2015).

Data CPI memperkuat perlambatan ekonomi China. Tapi selama pembuat kebijakan mengambil tindakan dan menghindari kejatuhan lebih dalam serta menghindari kejutan negatif, koreksi pasar masih bisa dihadapi.

Inflasi China menunjukkan pelonggaran moneter gagal untuk mencegah perlambatan ekonomi lebih lanjut karena ekspor turun untuk bulan keempat pada Oktober dan manufaktur China dipercaya belum bisa keluar dari goyahnya permintaan global.

Risiko deflasi berkepanjangan, bersama dengan melemahnya perdagangan, membuka pintu stimulus tambahan. Bank Rakyat China, yang telah memangkas suku bunga enam kali dalam satu tahun terakhir berusaha untuk menstabilkan perekonomian tanpa memicu lonjakan utang baru.

Adapun indeks Nikkei 225 menguat 28,52 poin atau 0,15% ke level 19.671,26; indeks Hang Seng terkoreksi 325,07 poin atau 1,43% ke 22.401,70; dan indeks Shanghai turun 6,40 poin atau 0,18% ke level 3.640,49.

Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar, yang minus 2,41%, diikuti perkebunan susut 2,13%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor aneka industri naik 0,83%.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,56 triliun dengan 4,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp507,56 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,88 triliun dan aksi beli Rp3,37 triliun. Tercatat 106 saham menguat, 172 saham melemah dan 79 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp850 menjadi Rp98.625, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp150 menjadi Rp3.185 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp6.550.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) turun Rp200 menjadi Rp6.700, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp175 menjadi Rp47.300 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp70 menjadi Rp2.740.

Baca:

Rupiah Siang Ini Berjaya, Tekanan IHSG Mereda

Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Tak Bergairah
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
7 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
7 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
7 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
8 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 jam yang lalu
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved