BI Prediksi Penjualan Eceran Melambat

Rabu, 11 November 2015 - 06:18 WIB
BI Prediksi Penjualan...
BI Prediksi Penjualan Eceran Melambat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan tahunan konsumsi rumah tangga pada kuartalan III melemah dan secara tahunan penjualan eceran pada Oktober 2015 melambat.

"Hal ini terindikasi dari nilai indeks penjualan riil yang diperkirakan pada Oktober sebesar 178,3," ujar Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI Andiwiana di Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Dia menyebutkan penurunan penjualan eceran diperkirakan terjadi pada beberapa kelompok barang, antara lain bahan bakar kendaraan motor, dan kelompok perlengkapan rumah tangga.

Adapun pertumbuhan penjualan eceran pada September 2015 menguat dibandingkan bulan sebelumnya. Tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 7,2% lebih tinggi dibandingkan Agustus 2015 sebesar 5,8%.

"Dengan pertumbuhan tersebut, maka indeks penjualan riil bulan September sebesar 178,8," kata Andiwiana. (Baca: BI Ramal Tekanan Kenaikan Harga Desember Turun)

Dia menerangkan, peningkatan penjualan eceran didorong oleh tingginya pertumbuhan penjualan pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, kelompok makanan, minuman serta tembakau.

Pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, lanjut dia, peningkatan terutama didorong kenaikan penjualan produk elektronik. Sementara pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau terutama didorong tingginya penjualan produk makanan jadi dan minuman.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
41 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved