Euro Tertekan, Rupiah Berakhir Stagnan

Kamis, 12 November 2015 - 16:52 WIB
Euro Tertekan, Rupiah...
Euro Tertekan, Rupiah Berakhir Stagnan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup stagnan, di tengah tertekannya euro terhadap mata uang negara Paman Sam tersebut.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.597/USD. Posisi itu hanya selisih 3 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.600/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.592/USD, dengan kisaran harian Rp13.427-Rp13.667/USD. Posisi tersebut negatif 7 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.585/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.575/USD, tak jauh dari posisi kemarin di level Rp13.576/USD. Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.614/USD.

Sementara euro jatuh kembali terhadap USD di bawah 1,07 pada hari ini setelah Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi memperingatkan prospek inflasi telah melemah dan menguatnya kinerja mata uang yang lebih lebih kuat sejak Mei sebagai katalisatornya.

Dikutip dari Reuters, euro merosot lebih dari 0,5 sen ke level 1,0691/USD dalam 25 menit setelah rilis pernyataan Draghi kepada parlemen Eropa. Imbal hasil obligasi Jerman juga turun, membalikkan kenaikan awal, dan terakhir turun 1,1 basis poin menjadi 0,6%. Adapun pasar saham utama Eropa menguat.

Draghi mengatakan bahwa bank akan memeriksa kembali tingkat akomodasi kebijakan moneter pada pertemuan Desember, menambah harapan kemungkinan pemangkasan suku bunga deposito euro dan memperluas atau memperpanjang program pembelian obligasi.

Baca:

Rupiah Siang Ini Menguat Tipis, IHSG Berakhir Manis

USD Konsolidasi, Rupiah Dibuka Mendatar
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
1 jam yang lalu
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
3 jam yang lalu
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
4 jam yang lalu
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
4 jam yang lalu
Tak Perlu Ajukan Permohonan,...
Tak Perlu Ajukan Permohonan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Otomatis hingga 31 Agustus
5 jam yang lalu
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
6 jam yang lalu
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved