Nelayan di Sulut Beralih dari Bensin ke Gas

Senin, 16 November 2015 - 18:45 WIB
Nelayan di Sulut Beralih...
Nelayan di Sulut Beralih dari Bensin ke Gas
A A A
JAKARTA - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara hari ini turut serta dalam pembagian alat konverter gas untuk nelayan. Ini merupakan dukungan pemerintah provinsi terhadap pemerintah pusat terkait konverter gas untuk nelayan di Kampung Malalayang, Sulawesi Utara.

Ini merupakan bentuk dukungan untuk nelayan juga guna pengalihan bahan bakar untuk melaut dari BBM jenis bensin ke gas dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg.

"‎Jadi kami dari Pemprov Sulut, menunjang program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk program konverter atau pengalihan dari BBM ke gas," ujar Kepala Bidang Penangkapan, pengolahan, dan Pemasaran Hasil Penangkapan Dinas Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Tienneke Adam di Malalayang, Sulawesi Utara, Senin (16/11/2015)

Tienneke mengakui, selama ini banyak nelayan yang mengeluhkan untuk mendapatkan bahan bakar yang digunakan untuk melaut sangat susah. Hal tersebut merupakan salah satu solusi untuk nelayan kecil yang kesulitan mencari bahan bakar untuk melaut.

"Jadi ini salah satu solusi harapan kami dapat mengatasi kelangkaan BBM. Dan, bahwa ini lumayan ada nilai tambahnya dengan adanya konverter ini. Jadi kami menunjang juga program pemerintah pusat, karena memang juga di Sulut, baru kali pertama ini program konverter gas untuk nelayan," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
8 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
8 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
8 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
9 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved