Rupiah Dibuka Rebound di Tengah Melejitnya USD di Asia

Selasa, 17 November 2015 - 10:03 WIB
Rupiah Dibuka Rebound...
Rupiah Dibuka Rebound di Tengah Melejitnya USD di Asia
A A A
JAKARTA - Mata uang rupiah dibuka balik arah menguat (rebound), di tengah melejitnya dolar Amerika Serikat (USD) di perdagangan Asia.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp13.683/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergeser ke Rp13.715/USD. Posisi itu terapresiasi dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.749/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.711/USD. Posisi ini menguat 21 poin dari kemarin di level Rp13.732/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.726/USD. Posisi itu menguat 50 poin dibanding sebelumnya pada level Rp12.776/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.731/USD. Posisi tersebut positif 10 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.741/USD.

Sementara USD mendekati level tertinggi tujuh bulan pada awal perdagangan Asia hari ini karena investor mengalihkan fokus mereka dari serangan mematikan pekan lalu di Paris dengan proyeksi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan depan.

Indeks USD naik menjadi 99,401, mendekati level tertinggi tujuh bulan pada 99,504 setelah data tenaga kerja AS secara mengejutkan menguat. (Baca: Minim Sentimen Positif, Penguatan Rupiah Diproyeksi Tertahan)

Data terakhir dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi, liburan Hari Veteran menunjukkan bahwa spekulan meningkatkan taruhan USD mereka dalam pekan yang berakhir 10 November ke tingkat tertinggi sejak pertengahan Agustus.

Data harga konsumen AS yang akan dirilis diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang kemungkinan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga pada awal bulan depan, kenaikan kali pertama dalam hampir satu dekade.

Euro terhadap USD mendatar pada awal perdagangan Asia di 1,0685, setelah jatuh ke level terendah dalam hampir 6,5 bulan di 1,0674, semalam.
Kontras dengan The Fed, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan sangat mungkin untuk melakukan kebijakan moneter lebih lanjut pada bulan depan.

"Kekecewaan oleh ECB pada tahap ini akan sama saja dengan memperkuat ekspektasi pada level saat ini untuk pertumbuhan dan inflasi, kami sepenuhnya mengharapkan mereka menghindarinya," kata Kepala Strategi Valuta Asing Eropa G10 di Citigroup Richard Cochinos, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (17/11/2015).

USD terhadap yen meningkat sekitar 0,1% menjadi 123,24, bergerak menjauh dari sesi sebelumnya dari 122,23 karena risk aversion investor memudar. Yen merupakan mata uang safe haven dan menguat setelah serangan Paris.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
7 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
7 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
8 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
8 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved