Rupiah Sesi I Masih Lesu, IHSG Bertahan di Zona Hijau
Rabu, 18 November 2015 - 12:17 WIB
Rupiah Sesi I Masih Lesu, IHSG Bertahan di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini masih melemah. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan menguat. (Baca: USD Tambah Kuat, Rupiah Dibuka Terjungkal).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.772/USD. Posisi itu terdepresiasi dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.746/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.763/USD. Posisi ini melemah 52 poin dari kemarin di level Rp13.711/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.803/USD. Posisi itu masih terdepresiasi dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.740/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.770/USD, dengan kisaran harian Rp13.696-Rp13.849/USD. Posisi tersebut jeblok dibanding posisi kemarin di Rp13.710/USD.
Sementara IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup masih menguat hingga 13,02 poin atau 0,29% ke level 4.513,96. IHSG pagi tadi dibuka rebound dipicu di tengah hati-hatinya bursa Asia. IHSG terkerek 13,43 poin atau 0,30% ke level 4.514,37. (Baca: Pasar Saham Asia Hati-hati, IHSG Dibuka Menguat).
Siang ini, bursa Asia ditutup variatif. Adapun indeks Nikkei 225 menguat 62,70 poin atau 0,32% ke level 19.693,33; indeks Hang Seng melemah 385,32 poin atau 1,72% ke 22.010,82; indeks Straits Times juga melemah 23,43 poin atau 0,80% ke 2.893,58; dan indeks Shanghai positif 7,03 poin atau 0,19% ke level 3.610,17.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur naik 1,48%, dan yang melemah adalah sektor perdagangan turun 0,51%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,31 triliun dengan 1,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp19,25 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,07 triliun dan aksi beli Rp1,09 triliun. Tercatat 107 saham menguat, 115 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Merck Tbk (MERK).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.772/USD. Posisi itu terdepresiasi dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.746/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.763/USD. Posisi ini melemah 52 poin dari kemarin di level Rp13.711/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.803/USD. Posisi itu masih terdepresiasi dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.740/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.770/USD, dengan kisaran harian Rp13.696-Rp13.849/USD. Posisi tersebut jeblok dibanding posisi kemarin di Rp13.710/USD.
Sementara IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup masih menguat hingga 13,02 poin atau 0,29% ke level 4.513,96. IHSG pagi tadi dibuka rebound dipicu di tengah hati-hatinya bursa Asia. IHSG terkerek 13,43 poin atau 0,30% ke level 4.514,37. (Baca: Pasar Saham Asia Hati-hati, IHSG Dibuka Menguat).
Siang ini, bursa Asia ditutup variatif. Adapun indeks Nikkei 225 menguat 62,70 poin atau 0,32% ke level 19.693,33; indeks Hang Seng melemah 385,32 poin atau 1,72% ke 22.010,82; indeks Straits Times juga melemah 23,43 poin atau 0,80% ke 2.893,58; dan indeks Shanghai positif 7,03 poin atau 0,19% ke level 3.610,17.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur naik 1,48%, dan yang melemah adalah sektor perdagangan turun 0,51%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,31 triliun dengan 1,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp19,25 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,07 triliun dan aksi beli Rp1,09 triliun. Tercatat 107 saham menguat, 115 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Merck Tbk (MERK).
(izz)
Lihat Juga :