Penurunan Giro Wajib Minimum Tingkatkan Likuiditas BRI

Rabu, 18 November 2015 - 13:50 WIB
Penurunan Giro Wajib...
Penurunan Giro Wajib Minimum Tingkatkan Likuiditas BRI
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Asmawi Syam mengungkapkan, kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dengan menurunkan giro wajib minimum dari 8% menjadi 7,5% akan meningkatkan likuiditas perseroan.

Dia mengatakan, dengan meningkatnya likuiditas perseroan maka penyaluran kredit akan lebih longgar.

"Itu (giro wajib minimum) turun ya berarti kan likuiditas kita meningkat. Jumlah likuiditas yang dipinjamkan bertambah, berarti penyaluran kredit kita longgar. Itu efek yang nyata sih," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Selain itu, kebijakan moneter tersebut juga akan menurunkan cost of fund perseroan. "Kan ada 0,5%, yang tadinya enggak bisa saya pinjamkan jadi bisa. Jadi kalau saya bayar deposito yang bisa dipakai untuk kredit, kalau 8% diambil kan hanya 92% dan sekarang 92,5%. Berarti ada 0,5% kali total simpanan seluruh Indonesia di perbankan," beber dia.

Menurutnya, penurunan giro wajib minimum ini tidak hanya berdampak pada kredit semata. Namun, efeknya akan lebih terasa terhadap kelonggaran perbankan untuk berekspansi lebih besar.

"Bukan hanya ke kredit sih, tapi kan 7% saya enggak bisa pinjamkan semua harus ditahan. Likuiditas turun penyaluran kredit tapi enggak langsung. Tapi kan beri kelonggaran ke perbankan ekspansi lebih besar. Ada yang mau pinjam kredit lebih besar," pungkasnya. (lly)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengumuman! KB Bank...
Pengumuman! KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk
Bank BRI Tebar Dividen...
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp26,4 Triliun dari Laba Bersih 2021
Forbes Tempatkan BSI...
Forbes Tempatkan BSI dalam Jajaran 5 Bank Terbaik Indonesia
Cetak Laba Besar, BSI...
Cetak Laba Besar, BSI Bayar Zakat Lebih dari Rp122,5 Miliar
BRI Luncurkan Logo HUT...
BRI Luncurkan Logo HUT ke-130, Angkat Tema Satu Bank Untuk Semua
Pembuktian Keberhasilan...
Pembuktian Keberhasilan Transformasi di Tengah Pandemi, BRI Raih 7 Penghargaan Bergengsi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved