Soal Kontrak Freeport, Pemerintah Harus Cari Win-win Solution

Minggu, 22 November 2015 - 09:15 WIB
Soal Kontrak Freeport,...
Soal Kontrak Freeport, Pemerintah Harus Cari Win-win Solution
A A A
JAKARTA - Indonesia Resources Studies (IRESS) meminta pemerintah mencari solusi terbaik (win-win solution) dalam hal rencana perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Hal ini menanggapi permintaan dari sejumlah pihak agar kontrak Freeport yang berakhir pada 2021 tidak lagi diperpanjang. Sementara kegiatan operasi pertambangan emas di Papua, diserahkan ke negara.

Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara mengungkapkan, setidaknya ada tiga alternatif mengenai rencana perpanjangan kontrak Freeport. Pertama, perpanjangan kontrak Freeport tetap dilakukan namun persyaratan tidak diubah. Kedua, perpanjangan kontrak dilakukan dengan mengubah persyaratan dan catatan negara harus menerima manfaat lebih dari kontrak tersebut.

Ketiga, pemerintah tidak memperpanjang kontrak tersebut dan Freeport dipersilakan melakukan kegiatannya hingga 2021. (Baca: Ruang Gelap di Balik Tambang Freeport)

"Tapi kalau saya cenderung kita ambil yang win-win, tapi bukan berarti alternatif untuk mempersilakan mereka hengkang itu tidak bisa dipertimbangkan," katanya, saat dihubungi Sindonews di Jakarta, baru-baru ini. (Baca: RI Dapat Durian Runtuh jika Tak Perpanjang Kontrak Freeport)

Menurut Marwan, kendati tidak memperpanjang kontrak Freeport masih bisa dipertimbangkan, namun pemerintah juga tidak boleh lupa bahwa keberadaan raksasa tambang Amerika Serikat (AS) tersebut sedikit banyak telah memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Papua. (Baca: Rizal Ramli: Kontrak Freeport Banyak Hengki Pengki)

"Dalam kondisi kita sudah ada renegosiasi, jadi kebutuhan lapangan kerja jangan sampai hilang. Jadi bisa saja diperpanjang (kontrak Freeport) tapi dengan syarat," tandasnya. (Baca: Tuntaskan Kontrak Freeport, UU Minerba Harus Direvisi)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
29 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved