IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.515-4.580
Senin, 30 November 2015 - 08:05 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.515-4.580
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan kembali bergerak mixed cenderung tertekan.
"Dengan range pergerakan yang akan berada pada kisaran 4.515-4.580," ujarnya di Jakarta, Senin (30/11/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya diawal pekan yang juga akhir November yaitu data tingkat penjualan eceran dan penjualan mobil di Jepang, survei tingkat inflasi di Jerman dan penjualan rumah di Amerika Serikat (AS).
Sementara IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin mengikuti dengan pergerakan yang cenderung tertekan dari awal sesi. Hingga ditutup minus 36,50 poin atau 0,79% dilevel 4.560,56.
Hanya sektor konsumer yang bertahan pada zona positif. Melemahnya mata uang rupiah terhadap USD hingga menyentuh Rp13.800/USD tidak dapat membuat aksi beli investor asing akhir pekan ini mereda.
"Tercatat net buy asing sebesar Rp229,84 miliar. Langkah pemerintah yang serius memberikan stimulus lanjutan dapat meningkatkan kepercayaan investor asing meskipun sementara," pungkasnya.
"Dengan range pergerakan yang akan berada pada kisaran 4.515-4.580," ujarnya di Jakarta, Senin (30/11/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya diawal pekan yang juga akhir November yaitu data tingkat penjualan eceran dan penjualan mobil di Jepang, survei tingkat inflasi di Jerman dan penjualan rumah di Amerika Serikat (AS).
Sementara IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin mengikuti dengan pergerakan yang cenderung tertekan dari awal sesi. Hingga ditutup minus 36,50 poin atau 0,79% dilevel 4.560,56.
Hanya sektor konsumer yang bertahan pada zona positif. Melemahnya mata uang rupiah terhadap USD hingga menyentuh Rp13.800/USD tidak dapat membuat aksi beli investor asing akhir pekan ini mereda.
"Tercatat net buy asing sebesar Rp229,84 miliar. Langkah pemerintah yang serius memberikan stimulus lanjutan dapat meningkatkan kepercayaan investor asing meskipun sementara," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :