Ekspor Indonesia Diuntungkan Perubahan Yuan Jadi Mata Uang Dunia

Selasa, 01 Desember 2015 - 15:38 WIB
Ekspor Indonesia Diuntungkan...
Ekspor Indonesia Diuntungkan Perubahan Yuan Jadi Mata Uang Dunia
A A A
JAKARTA - Ekspor Indonesia menurut Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendapatkan dampak positif dari perubahan Yuan (China) sebagai mata uang dunia berdampingan dengan dolar AS, yen Jepang, poundsterling dan euro. Masuknya Yuan atau yang juga dikenal dengan renminbi ke dalam mata uang internasional, diprediksi akan memberikan dampak bagus untuk ekspor Indonesia ke China. Pasalnya barang-barang ekspor Indonesia akan jauh lebih murah sehingga China bisa membeli barang dari Indonesia lebih banyak.

"Tentu saja masuknya renmimbi ke mata uang internasional secara teori akan membuat mereka menguat dibanding mata uang lain. Apabila Yuan menguat kepada mata uang kita, maka berarti barang ekspor kita ke sana akan jauh lebih murah. Hal ini bisa membantu ekpor Indonesia," jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Selasa (1/12/2015)

Di sisi lain, dampak Yuan masuk ke SDR (special drawing rights). akan membuat produk-produk dari China menjadi lebih mahal ketika masuk ke dalam negeri. "Kondisi ini akan mengurangi impor kita kecuali Tiongkok masih melakukan banting harga, meski ada batas bawahnya. Jadi kemungkinan besar neraca perdagangan kita akan lebih baik dengan masuknya renmimbi atau yuan yang masuk sistem IMF atau masuk sebagai mata uang dunia," sambungnya.

BPS juga bakal menyambut baik perubahan Yuan ini karena China adalah partner dagang terbesar Indonesia saat ini. ‎Sementara itu di tempat terpisah, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan secara umum bila renmimbi masuk ke SDR disambut baik karena Yuan atau renminbi sudah menjadi bagian daripada cadangan devisa.

(Baca Juga: Renminbi Bikin Perdagangan RI-China Efisien)

"Seandainya renminbi jadi mata uang resmi dari SDR, itu justru lebih baik karena syarat SDR itu adalah Yuan akan jadi mata uang yang dipakai perdagangan internasional ekspor impor dan mata uang yang freeuseble currency. Sehingga banyak digunakan bertransaksi, investasi maupun lainnya‎. Jadi seandainya ini sudah jadi bagian SDR, justru menunjukan kemajuan langkah internasionalisasi di Yuan dan untuk Indonesia tentu berdampak baik," tutup Agus Martowardojo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Melesat,...
Ekonomi China Melesat, Mata Uang Garuda Terkena Hawa Sejuknya
Cerita Besar Bitcoin...
Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?
Perbedaan Mata Uang...
Perbedaan Mata Uang China Yuan dengan Renminbi, Ini Jawabannya!
Negara Afrika Ini Sangat...
Negara Afrika Ini Sangat Tergila-gila dengan Uang Kripto, Ini Alasannya
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
19 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
25 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
29 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved