Menko Darmin Minta Pengunduran Diri Dirjen Pajak Tak Jadi Polemik
Rabu, 02 Desember 2015 - 14:41 WIB
Menko Darmin Minta Pengunduran Diri Dirjen Pajak Tak Jadi Polemik
A
A
A
JAKARTA - Mundurnya Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Sigit Priadi Pramudito dari kursi jabatannya‎ membuat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution angkat bicara. Menurutnya keputusan yang diambil oleh Sigit harus dihormati dan sudah seharusnya tidak jadi polemik berkepanjangan.
(Baca Juga: JK: Target Pajak Harus Tercapai jika Berani Rencanakan)
Sebelumnya seperti diketahui target pajak yang tidak realitis dari pemerintah dituding menjadi penyebab kenapa Sigit mengundurkan diri dari Dirjen Pajak. Ia merasa tidak bisa mencapai target pajak yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk tahun ini yang sebesar Rp1.240-an triliun. "Iya benar, beliau (Sgit Priadi) mundur. Kita semua harus menghormati keputusannya," kata Darmin ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (2/12/2015)
Darmin juga mengatakan langkah mengundurkan dirinya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai seorang Dirjen Pajak lantaran tidak bisa mencapai apa yang telat ditargetkan. "Dia mundur karena merasa tanggung jawab bahwa apa yang sudah direncanakan, tapi tidak tercapai. Kita harus hormati itu," pungkasnya.
Sebelumnya pengamat pajak Universitas Indonesia (UI), Danny Darussalam mengatakan pengunduran diri Sigit bisa jadi pelajaran buat pemerintah. "Siapapun dirjen pajak dengan target yang sedemikian tinggi akan sangat berat untuk merealisasikan. Penentuan target harus melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Di mana sejak 2008, target pajak tidak pernah terealisasi," ucap Danny.
(Baca Juga: JK: Target Pajak Harus Tercapai jika Berani Rencanakan)
Sebelumnya seperti diketahui target pajak yang tidak realitis dari pemerintah dituding menjadi penyebab kenapa Sigit mengundurkan diri dari Dirjen Pajak. Ia merasa tidak bisa mencapai target pajak yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk tahun ini yang sebesar Rp1.240-an triliun. "Iya benar, beliau (Sgit Priadi) mundur. Kita semua harus menghormati keputusannya," kata Darmin ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (2/12/2015)
Darmin juga mengatakan langkah mengundurkan dirinya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai seorang Dirjen Pajak lantaran tidak bisa mencapai apa yang telat ditargetkan. "Dia mundur karena merasa tanggung jawab bahwa apa yang sudah direncanakan, tapi tidak tercapai. Kita harus hormati itu," pungkasnya.
Sebelumnya pengamat pajak Universitas Indonesia (UI), Danny Darussalam mengatakan pengunduran diri Sigit bisa jadi pelajaran buat pemerintah. "Siapapun dirjen pajak dengan target yang sedemikian tinggi akan sangat berat untuk merealisasikan. Penentuan target harus melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Di mana sejak 2008, target pajak tidak pernah terealisasi," ucap Danny.
(akr)
Lihat Juga :