UKM Perempuan Harus Tingkatkan Pengetahuan

Kamis, 10 Desember 2015 - 19:04 WIB
UKM Perempuan Harus...
UKM Perempuan Harus Tingkatkan Pengetahuan
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) perempuan diminta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui pengetahuan yang handal jika ingin bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

CEO Smartpreneur Pro Indonesia, Budi Isman menjelaskan, dari 10 negara yang menerapkan kebijakan MEA, UKM di Indonesia pada dasarnya sudah cukup siap menyambut perdagangan bebas tersebut. Meski demikian, ada hal yang harus ditingkatkan, terutama SDM melalui pengetahuan yang cukup.

"Bisnis UKM itu harus dilihat sumber daya utamanya, yaitu SDM, kita harus berpikir dari awal apa kekurangan dan kelebihan usaha kita, yang dibutuhkan adalah pendidikan untuk membangun SDM," ujarnya, dalam talk show bertema 'Kesiapan UKM Perempuan pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN' di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya, wilayah ASEAN mempunyai sejumlah kelebihan dibandingkan negara-negara lain di dunia. Misalnya, dari sisi ekonominya yang tumbuh secara pesat. Di sisi lain, wilayah ASEAN termasuk mempunyai jumlah penduduk yang terbesar di dunia. Hal ini menjadi kelebihan bagi Indonesia dengan penduduk dan wilayah geografisnya terbesar dibandingkan kawasan ASEAN.

"UKM perempuan jangan takut dengan adanya MEA, meskipun mereka akan melakukan penetrasi tapi kalau bisnis kita bagus pasti akan terus berkembang, jangan berharap dulu untuk go internasional, yang utama adalah mempertahankan pasar kita di Indonesia yang sudah cukup besar," tegasnya.

Berdasarkan data Smartpreneur, sebagian besar usaha di wilayah ASEAN atau mencapai 96% merupakan UKM. Hal ini mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru, karena 50-85% tenaga kerja berasal dari UKM. Sementara kontribusi terhadap produk domestic bruto (PDB) mencapai 19-31%.

"UKM penting untuk mengurangi pengangguran. Selain itu juga untuk pengembangan dan pemberdayaan perempuan maupun pemuda yang sejahtera, adil dan merata," tambahnya.

Budi menyatakan, UKM perempuan di Indonesia sudah cukup kompetitif dibandingkan negara lain di ASEAN. Dari kunjungannya ke sejumlah wilayah di Tanah Air, ada beberapa produk cukup potensial untuk dikembangkan hingga ke pasar internasional. Namun, yang harus diperhatikan pelaku usaha UKM untuk bisa berkembang yaitu, harga yang jelas, kemasan yang bagus dan diversifikasi produk yang tepat.

"Untuk itu pengetahuan dari pelaku usaha harus di-upgrade, mereka harus mau belajar sehingga tidak tertinggal dengan negara lain di ASEAN," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerobak Gorengan dari...
Gerobak Gorengan dari Alfamidi Bantu Ekonomi Masyarakat
Kampanye Ayo Makan Buah,...
Kampanye Ayo Makan Buah, Alfamidi Banjir Promo Buah Segar
Hanya di Alfamidi, Angka...
Hanya di Alfamidi, Angka 13 Bawa Rejeki
Tebar Kebaikan, Bebelac...
Tebar Kebaikan, Bebelac dan Alfamidi Bagikan 1.000 Parsel di Sulselbar
Keseruan Alfamidi Family...
Keseruan Alfamidi Family Day Fun Walk 2025, Jalan Sehat Sambil Pilah Sampah
Alfamidi Bagikan 4.000...
Alfamidi Bagikan 4.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Pandemi COVID-19
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
8 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved