Asia Variatif, IHSG Dibuka Positif
Jum'at, 11 Desember 2015 - 09:12 WIB
Asia Variatif, IHSG Dibuka Positif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka variatif di tengah menguatnya bursa Asia. IHSG naik 5,57 poin atau 0,16% ke level 4.471,36.
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik tipis, 2,03 poin atau 0,05% ke level 4.466,21 di tengah merosotnya bursa utama Asia.
Saham di bursa Asia hari ini variatif, tapi tetap berada jalur penurunan mingguan karena harga minyak mentah lebih rendah di pasar.
Seperti dikutip dari Reuters, melimpahnya pasokan minyak, pertumbuhan komoditas China, dan prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) pekan depan, membuat perdagangan sedikit tegang di seluruh pasar.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik tipis sekitar 0,1% pada awal perdagangan, didukung oleh kenaikan penutupan Wall Setreet tadi malam, namun tetap menghadapi penurunan mingguan lebih dari 2%
Meski Indeks saham Jepang, Nikkei naik namun masih menuju penurunan sebesar 1,9% untuk pekan ini.
Adapun indeks Nikkei 225 anjlok 205,56 poin atau 1,08% ke level 19.252,11, Indeks Hang Seng turun 64,67 poin atau 0,30% ke level 21.639,94, indeks Shanghai juga turun 64,67 poin atau 0,30% ke level 21.639,94, dan Indeks Straits Times melemah 1,59 poin atau 0,06% ke level 2.850,05.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp864 miliar dengan 202 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp19,43 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp750,69 miliar dan aksi beli Rp731,26 miliar. Tercatat 49 saham menguat, 48 saham melemah dan 45 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp200 menjadi Rp6.900, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp50 menjadi Rp5.975, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp25 menjadi Rp6.250.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp51.700, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp150 menjadi Rp11.050, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp100 menjadi Rp3.850.
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik tipis, 2,03 poin atau 0,05% ke level 4.466,21 di tengah merosotnya bursa utama Asia.
Saham di bursa Asia hari ini variatif, tapi tetap berada jalur penurunan mingguan karena harga minyak mentah lebih rendah di pasar.
Seperti dikutip dari Reuters, melimpahnya pasokan minyak, pertumbuhan komoditas China, dan prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) pekan depan, membuat perdagangan sedikit tegang di seluruh pasar.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik tipis sekitar 0,1% pada awal perdagangan, didukung oleh kenaikan penutupan Wall Setreet tadi malam, namun tetap menghadapi penurunan mingguan lebih dari 2%
Meski Indeks saham Jepang, Nikkei naik namun masih menuju penurunan sebesar 1,9% untuk pekan ini.
Adapun indeks Nikkei 225 anjlok 205,56 poin atau 1,08% ke level 19.252,11, Indeks Hang Seng turun 64,67 poin atau 0,30% ke level 21.639,94, indeks Shanghai juga turun 64,67 poin atau 0,30% ke level 21.639,94, dan Indeks Straits Times melemah 1,59 poin atau 0,06% ke level 2.850,05.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp864 miliar dengan 202 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp19,43 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp750,69 miliar dan aksi beli Rp731,26 miliar. Tercatat 49 saham menguat, 48 saham melemah dan 45 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp200 menjadi Rp6.900, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp50 menjadi Rp5.975, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp25 menjadi Rp6.250.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp51.700, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp150 menjadi Rp11.050, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp100 menjadi Rp3.850.
(izz)
Lihat Juga :