Rupiah Merosot di Atas Rp14.000/USD, Euro Stabil
Senin, 14 Desember 2015 - 10:47 WIB
Rupiah Merosot di Atas Rp14.000/USD, Euro Stabil
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini, Senin (14/12/2015) dibuka merosot Rp14.060/USD ketika euro stabil. Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp14.070/USD.
Posisi itu sedikit membaik dibanding penutupan sebelumnya pada akhir pekan kemarin pada level Rp14.077/USD, dengan kisaran harian Rp13.875-Rp14.077/USD. Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah dibuka pada level Rp14.060/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka Rp14.065/USD dimana posisi ini semakin memburuk dari posisi sebelumnya yang berakhir pada level Rp13.992/USD. Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.007/USD.
Posisi ini turun 70 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.937/USD. Seperti dikutip dari Reuters, USD, dan Yen di awal pekan ini relatif, sedangkan euro sedikit menguat dikarenakan kebijakan Bank Sentral Eropa. Kebijakan The Fed apakah akan menaikkan suku bunganya masih menjadi fokus, meski seberapa cepat mereka akan coba menormalkan kebijakan moneter juga terus dipantau.
"Kami mengharapkan kenaikan suku bunga berada pada kisaran 25 basis poin pekan ini, untuk kemudian kenaikan berikutnya Fed Rate (suku bunga bank sentral Amerika Serikat) 1,00-1,25% di akhir 2016," jelas analis Kebijakan Fed Federal Open Market Committee dilansir Reuters, Senin (14/12/2015).
Posisi itu sedikit membaik dibanding penutupan sebelumnya pada akhir pekan kemarin pada level Rp14.077/USD, dengan kisaran harian Rp13.875-Rp14.077/USD. Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah dibuka pada level Rp14.060/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka Rp14.065/USD dimana posisi ini semakin memburuk dari posisi sebelumnya yang berakhir pada level Rp13.992/USD. Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.007/USD.
Posisi ini turun 70 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.937/USD. Seperti dikutip dari Reuters, USD, dan Yen di awal pekan ini relatif, sedangkan euro sedikit menguat dikarenakan kebijakan Bank Sentral Eropa. Kebijakan The Fed apakah akan menaikkan suku bunganya masih menjadi fokus, meski seberapa cepat mereka akan coba menormalkan kebijakan moneter juga terus dipantau.
"Kami mengharapkan kenaikan suku bunga berada pada kisaran 25 basis poin pekan ini, untuk kemudian kenaikan berikutnya Fed Rate (suku bunga bank sentral Amerika Serikat) 1,00-1,25% di akhir 2016," jelas analis Kebijakan Fed Federal Open Market Committee dilansir Reuters, Senin (14/12/2015).
(akr)