Jokowi Minta Para Menteri Tak Boros Kelola Anggaran

Senin, 14 Desember 2015 - 14:05 WIB
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tak Boros Kelola Anggaran
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri dan kepala lembaga untuk tidak boros dan menghamburkan alokasi anggaran yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. Setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara harus dipastikan bermanfaat untuk masyarakat.

Dia mengatakan, para menteri harus mengetahui tujuan alokasi dana tersebut dikeluarkan. Untuk itu, setiap anggaran yang telah dicanangkan harus dicek satu per satu kemana larinya. Sebab, anggaran tersebut adalah uang rakyat yang menjadi tanggung jawab semua.

"Saya minta kepada para menteri, kepala lembaga untuk cek satu per satu anggaran. Cek mana yang benar dan tidak benar. Mana yang menghamburkan dan memboroskan. Hilangkan! Pastikan anggaran itu bermanfaat. Saudara harus mengetahui kemana alokasi dana itu dikeluarkan. Karena itu uang rakyat yang jadi tanggung jawab kita semua," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, lelang proyek dan kegiatan tahun depan harus segera dimulai. Sehingga, setiap proyek dapat mulai efektif berjalan pada awal 2016. Berkaca pada penggunaan anggaran tahun ini, Jokowi tidak ingin proyek baru dimulai pertengahan tahun dan menyebabkan roda perekonomian menjadi tersendat.

"Segera lakukan lelang proyek dan kegiatan di 2016 dan kegiatan pembangunan dapat mulai efektif berjalan Januari 2016," tegasnya.

Jokowi juga kembali menyinggung agar para pembantunya tersebut meninggalkan pola kerja yang sifatnya business as usual. Mereka diminta mencari terobosan baru dan memangkas semua kendala administratif serta birokrasi berbelit yang menghambat jalannya pemerintahan.

"Saya perintahkan seluruh kementerian, ada 42.000 peraturan baik peraturan pemerintah, peraturan presiden, ataupun peraturan menteri yang menyebabkan ruwet. Saya sudah perintahkan potong separuh. Ini yang menyebabkan kita tidak bisa cepat. Ini harus diakhiri hal-hal seperti itu, sehingga serapan anggaran segera bisa dimulai," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta APBN dan...
Jokowi Minta APBN dan APBD Dukung Anggaran Pemilu
KemenPUPR Dapat Anggaran...
KemenPUPR Dapat Anggaran Jumbo Rp149,8 Triliun, Jokowi: Harus Berdampak Signifikan
Jokowi: Defisit Anggaran...
Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman
Jokowi Tegaskan APBN...
Jokowi Tegaskan APBN harus Dirancang dengan Optimistis dan Realistis
Jokowi Desak Kementerian...
Jokowi Desak Kementerian dan Pemda Pangkas Belanja Tak Prioritas
Pejabat Nekat Korupsi...
Pejabat Nekat Korupsi Anggaran Covid, Jokowi: Silakan Digigit Keras
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
16 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
51 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved