IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat Jelang Kenaikan Fed Rate
Rabu, 16 Desember 2015 - 09:38 WIB
IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat Jelang Kenaikan Fed Rate
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat mengikuti jejak saham Asia dan bursa saham Amerika Serikat. IHSG naik 76,53 poin atau 1,75% ke level 4.450,72.
IHSG pada perdagangan kemarin menguat 24,93 poin atau 0,57% ke level 4.399,12 ketika bursa Asia juga melanjutkan tren penguatan.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/12/2015) saham di bursa Asia hari ini menguat mendapatkan sentimen dari bangkitnya Wall Street, menjelang kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7% dan saham Australia juga membaik 1,5% diikuti indeks Nikkei 225 yang juga menguat 1,9 %.
Wall Street sendiri membaik ketika Dow Jones Industrial Average naik 156,67 poin atau 0,9 persen ke 17.525,17 dan SPX naik 1,1%. Perbankan mendapatkan keuntungan dari rencana kenaikan suku bunga dengan indeks S & P sektor keuangan naik 2,4%.
Bank Sentral Amerika Serikat (The Feds) diharapkan mengumumkan kenaikan suku bunga hari ini ketika para pengatur kebijakan sudah melakukan dua kali pertemuan hingga sore kemarin waktu setempat. Ini akan menjadi kenaikan pertama kali suku bunga AS setelah hampir satu dekade dan sekaligus menandakan akhir dari kebijakan moneter ekspansif yang menimbulkan gelombang likuiditas dan risiko aset di pasar global.
"(Ketuka Fed) Yellen harus menegaskan data dan pengetatan pada tahun depan untuk meminimalis dampaknya. Tidak ada yang yakin bagaimana pengaruhnya terhadap dolar Amerika Serikat (USD)," jelas ahli strategi senior Westpac, Sean Callow.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp37 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,7 miliar dan aksi beli Rp24,9 miliar. Tercatat 39 saham menguat, 3 saham melemah dan 3 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) naik Rp850 menjadi Rp17,875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 menjadi Rp50.000 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp500 menjadi Rp35,625.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 menjadi Rp16.200, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp100 menjadi Rp6.000 dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp70 menjadi Rp3.030.
IHSG pada perdagangan kemarin menguat 24,93 poin atau 0,57% ke level 4.399,12 ketika bursa Asia juga melanjutkan tren penguatan.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/12/2015) saham di bursa Asia hari ini menguat mendapatkan sentimen dari bangkitnya Wall Street, menjelang kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7% dan saham Australia juga membaik 1,5% diikuti indeks Nikkei 225 yang juga menguat 1,9 %.
Wall Street sendiri membaik ketika Dow Jones Industrial Average naik 156,67 poin atau 0,9 persen ke 17.525,17 dan SPX naik 1,1%. Perbankan mendapatkan keuntungan dari rencana kenaikan suku bunga dengan indeks S & P sektor keuangan naik 2,4%.
Bank Sentral Amerika Serikat (The Feds) diharapkan mengumumkan kenaikan suku bunga hari ini ketika para pengatur kebijakan sudah melakukan dua kali pertemuan hingga sore kemarin waktu setempat. Ini akan menjadi kenaikan pertama kali suku bunga AS setelah hampir satu dekade dan sekaligus menandakan akhir dari kebijakan moneter ekspansif yang menimbulkan gelombang likuiditas dan risiko aset di pasar global.
"(Ketuka Fed) Yellen harus menegaskan data dan pengetatan pada tahun depan untuk meminimalis dampaknya. Tidak ada yang yakin bagaimana pengaruhnya terhadap dolar Amerika Serikat (USD)," jelas ahli strategi senior Westpac, Sean Callow.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp37 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,7 miliar dan aksi beli Rp24,9 miliar. Tercatat 39 saham menguat, 3 saham melemah dan 3 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) naik Rp850 menjadi Rp17,875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 menjadi Rp50.000 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp500 menjadi Rp35,625.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 menjadi Rp16.200, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp100 menjadi Rp6.000 dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp70 menjadi Rp3.030.
(akr)
Lihat Juga :