Rupiah Dibuka Kembali Merosot, USD Berjaya

Rabu, 16 Desember 2015 - 10:26 WIB
Rupiah Dibuka Kembali...
Rupiah Dibuka Kembali Merosot, USD Berjaya
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini, Rabu (16/12/2015) dibuka kembali merosot di tengah semakin berjayanya USD jelang keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) untuk menaikkan suku bunga yang diperkirakan terjadi hari ini.

Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, dibuka pada level Rp14.045/USD dengan kisaran Rp14.040 - Rp14.045. Posisi ini menurun 25 poin dari posisi sebelumnya Rp14.020/USD dengan kisaran Rp14.020-Rp14.090/USD.

Sedangkan data Sindonews bersumber dari Limas, menyatakan rupiah berada pada level Rp14,028/USD turun 17 poin dari posisi sebelumnya pada level Rp14.045/USD. Lalu berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada pada level Rp14,048/USD turun tipis 2 poin menjadi Rp14.046/USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI dibuka pada level Rp14.050/USD, menguat 15 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp14.065/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/12/2015) USD semakin menguat seiring rencana Fed mengumumkan suku bunganya. Nilai tukar dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa waktu setempat ketika para investor menunggu pernyataan The Federal Reserve yang dipantau cermat yang dijadwalkan keluar hari ini.

The Fed memulai pertemuan kebijakan moneter dua harinya sebelumnya dan Bank sentral Amerika Serikat itu diperkirakan mengumumkan kenaikan suku bunga acuan pertamanya dalam sembilan tahun di pernyataan akhir pertemuan mereka pada hari ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,63 persen menjadi 98,216 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,0918/USD dari 1,1000 dolar di sesi sebelumnya, dan pounds Inggris turun menjadi 1,5043/USD dari 1,5141 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7195/USD dari posisi sebelumnya 0,7245.

USD dibeli 121,76 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,83 yen pada sesi sebelumnya. USD menguat menjadi 0,9903 dari franc Swiss, dibandingkan posisi sebelumnya 0,9851 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3729 dolar Kanada dari 1,3736 dolar Kanada.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved