Sektor Industri Ini Akan Tumbuh di Atas 5% Tahun Depan
Jum'at, 18 Desember 2015 - 16:19 WIB
Sektor Industri Ini Akan Tumbuh di Atas 5% Tahun Depan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini bahwa 2016 banyak sektor industri yang bisa tumbuh di atas 5%. Misalnya sektor nonmigas yang diperkirakan mampu tumbuh 5,7%-6,1%.
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan investasi yang terjadi di 2014-2015. Karena, paket kebijakan Jokowi soal industri sudah bisa dirasakan tahun depan dan mendongkrak kinerja industri.
"Tahun depan paket kebijakan akan mulai terasa. Pada industri nonmigas jika fokusnya bagus bisa tumbuh di atas itu," katanya di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/12/2015).
Fokus industri yang akan menggerakkan roda perekonomian di sektor nonmigas salah satunya sektor manufaktur yang merupakan industri kimia, farmasi dan obat tradisional, industri barang logam dan peralatan listrik, industri makanan dan minuman, serta industri mesin dan perlengkapan.
Industri yanga akan tumbuh cukup tinggi di antaranya farmasi dan obat tradisional sebesar 8,5%-8,7%, serta industri makanan dan minuman yang diperkirakan tumbuh sekitar 7,4%-7,8%.
"Prediksi kita segitu, karena seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik di tahun depan," kata Saleh.
Untuk pertumbuhan industri kimia dasar didorong oleh naiknya kebutuhan bahan kimia dari berbagai kelompok industri, seperti industri plastik yang diperkirakan naik sekitar 8% dan semen yang diproyeksi naik sekitar 10%-14%.
"Kenaikan kebutuhan akan membuat permintaan bahan kimia dasar seperti petrokimia akan meningkat," jelasnya.
Pertumbuhan yang relatif tinggi juga diprediksi akan terjadi pada industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik yang kemungkinan akan tumbuh sekitar 8%-8,2%.
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan investasi yang terjadi di 2014-2015. Karena, paket kebijakan Jokowi soal industri sudah bisa dirasakan tahun depan dan mendongkrak kinerja industri.
"Tahun depan paket kebijakan akan mulai terasa. Pada industri nonmigas jika fokusnya bagus bisa tumbuh di atas itu," katanya di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/12/2015).
Fokus industri yang akan menggerakkan roda perekonomian di sektor nonmigas salah satunya sektor manufaktur yang merupakan industri kimia, farmasi dan obat tradisional, industri barang logam dan peralatan listrik, industri makanan dan minuman, serta industri mesin dan perlengkapan.
Industri yanga akan tumbuh cukup tinggi di antaranya farmasi dan obat tradisional sebesar 8,5%-8,7%, serta industri makanan dan minuman yang diperkirakan tumbuh sekitar 7,4%-7,8%.
"Prediksi kita segitu, karena seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik di tahun depan," kata Saleh.
Untuk pertumbuhan industri kimia dasar didorong oleh naiknya kebutuhan bahan kimia dari berbagai kelompok industri, seperti industri plastik yang diperkirakan naik sekitar 8% dan semen yang diproyeksi naik sekitar 10%-14%.
"Kenaikan kebutuhan akan membuat permintaan bahan kimia dasar seperti petrokimia akan meningkat," jelasnya.
Pertumbuhan yang relatif tinggi juga diprediksi akan terjadi pada industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik yang kemungkinan akan tumbuh sekitar 8%-8,2%.
(izz)
Lihat Juga :