Bursa Asia Anjlok, IHSG Ditutup Melemah 87 Poin
Jum'at, 18 Desember 2015 - 16:21 WIB
Bursa Asia Anjlok, IHSG Ditutup Melemah 87 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melemah di tengah anjlok bursa utama Asia. IHSG negatif 87,31 poin atau 1,92% ke level 4.468,65
IHSG pagi tadi dibuka memerah turun 45,63 poin atau 1,00% ke level 4.510,33 dan pada sesi I melnajutkan tren negatif sebesar 67,97 poin atau 1,49% ke level 4.487,99. Sedangkan kemarin IHSG ditutup naik naik 72,51 poin atau 1,62% ke level 4.555,96.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/12/2015) pasar saham Asia pada perdagangan hari ini ditutup anjlok mengikuti Wall Street ketika bursa Jepang terpuruk setelah sempat melompat sebentar usai pernyataan bank sentral yang akan memperluas stimulus program. Saham di Eropa juga memperlihatkan tren negatif saat indeks FTSE Inggris turun 0,3%, indeks GDAXI Jerman melemah 0,8% dan indeks FCHI Prancis juga berkurang 0,5%.
Sementara Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang pada sore ini turun 0,3%. Meski masih terhitung naik 1,6% selama satu pekan terakhir, usai kenaikan suku bunga AS (fed rate) untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Adapun indeks Nikkei N225 sempat naik sebentar, meski akhirnya jatuh kembali 366,76 poin atau 1,90% ke level 18.986,80. Indeks Hang Seng juga turun 116,50 poin atau 0,53% ke posisi 21.755,56 dan indeks Straits Times melemah 13,86 poin atau 0,48% ke level 2.847,32.
Indeks Shangkai juga berkurang 1,03 poin atau 0,03% ke level 3.578,96. Pada sektor perdagangan di tanah air, sektor saham hari ini mayoritas negatif. Sektor yang paling terkena dampak adalah keuangan dengan turun 3,09% sedangkan sektor konsumen dan industri dasar sama-sama turun sebesar 2,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia hari ini tercatat sebesar Rp5,88 triliun dengan 6,91 miliar saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp159,3 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,9 triliun dan aksi beli asing Rp2,7 triliun. Tercatat 84 saham menguat, 196 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp375 menjadi Rp51.875, Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp70 menjadi Rp865 dan PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) naik Rp25 menjadi Rp2.105.
Saham-saham yang melemah yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp2175 menjadi Rp26.325, Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp275 menjadi Rp6.500 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp175 menjadi Rp6.225.
IHSG pagi tadi dibuka memerah turun 45,63 poin atau 1,00% ke level 4.510,33 dan pada sesi I melnajutkan tren negatif sebesar 67,97 poin atau 1,49% ke level 4.487,99. Sedangkan kemarin IHSG ditutup naik naik 72,51 poin atau 1,62% ke level 4.555,96.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/12/2015) pasar saham Asia pada perdagangan hari ini ditutup anjlok mengikuti Wall Street ketika bursa Jepang terpuruk setelah sempat melompat sebentar usai pernyataan bank sentral yang akan memperluas stimulus program. Saham di Eropa juga memperlihatkan tren negatif saat indeks FTSE Inggris turun 0,3%, indeks GDAXI Jerman melemah 0,8% dan indeks FCHI Prancis juga berkurang 0,5%.
Sementara Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang pada sore ini turun 0,3%. Meski masih terhitung naik 1,6% selama satu pekan terakhir, usai kenaikan suku bunga AS (fed rate) untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Adapun indeks Nikkei N225 sempat naik sebentar, meski akhirnya jatuh kembali 366,76 poin atau 1,90% ke level 18.986,80. Indeks Hang Seng juga turun 116,50 poin atau 0,53% ke posisi 21.755,56 dan indeks Straits Times melemah 13,86 poin atau 0,48% ke level 2.847,32.
Indeks Shangkai juga berkurang 1,03 poin atau 0,03% ke level 3.578,96. Pada sektor perdagangan di tanah air, sektor saham hari ini mayoritas negatif. Sektor yang paling terkena dampak adalah keuangan dengan turun 3,09% sedangkan sektor konsumen dan industri dasar sama-sama turun sebesar 2,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia hari ini tercatat sebesar Rp5,88 triliun dengan 6,91 miliar saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp159,3 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,9 triliun dan aksi beli asing Rp2,7 triliun. Tercatat 84 saham menguat, 196 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp375 menjadi Rp51.875, Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp70 menjadi Rp865 dan PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) naik Rp25 menjadi Rp2.105.
Saham-saham yang melemah yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp2175 menjadi Rp26.325, Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp275 menjadi Rp6.500 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp175 menjadi Rp6.225.
(akr)
Lihat Juga :