IHSG Berpeluang Kembali Loyo
Senin, 21 Desember 2015 - 07:35 WIB
IHSG Berpeluang Kembali Loyo
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang kembali melemah.
"Indikator stochastic yang telah berada pada area jenuh beli dengan momentum RSI yang reversal negatif dengan range pergerakan berada pada rentang 4.425-4.500," ujarnya di Jakarta, Senin (21/12/2015).
Menurut dia, sentimen selanjutnya di awal pekan di antaranya dari Jepang mengenai survei ekonomi dan indeks aktivitas industrinya. "Lalu di zona Eropa data indeks harga produksi dan tingkat kepercayaan konsumen," kata Lanjar.
Sementara, IHSG kemarin mengikuti arus koreksi setelah naik cukup optimis pada pekan ini dengan ditutup minus 87,31 poin atau 1,91% di level 4.468,65.
Pelemahan bursa Amerika Serikat dan Asia menjadi alasan terjadinya profit taking di akhir pekan kemarin. Di mana sektor keuangan yang terbesar mengalami koreksi hingga 3%.
Minimnya sentimen ekonomi dalam negeri hingga Januari membuat pergerakan IHSG cenderung terbawa arus sentimen global dan capital outflow akhir tahun.
"Investor asing berbalik tercatat net sell Rp309,63 miliar sehingga total pada pekan ini terjadi capital inflow sebesar Rp631,1 miliar," pungkasnya.
"Indikator stochastic yang telah berada pada area jenuh beli dengan momentum RSI yang reversal negatif dengan range pergerakan berada pada rentang 4.425-4.500," ujarnya di Jakarta, Senin (21/12/2015).
Menurut dia, sentimen selanjutnya di awal pekan di antaranya dari Jepang mengenai survei ekonomi dan indeks aktivitas industrinya. "Lalu di zona Eropa data indeks harga produksi dan tingkat kepercayaan konsumen," kata Lanjar.
Sementara, IHSG kemarin mengikuti arus koreksi setelah naik cukup optimis pada pekan ini dengan ditutup minus 87,31 poin atau 1,91% di level 4.468,65.
Pelemahan bursa Amerika Serikat dan Asia menjadi alasan terjadinya profit taking di akhir pekan kemarin. Di mana sektor keuangan yang terbesar mengalami koreksi hingga 3%.
Minimnya sentimen ekonomi dalam negeri hingga Januari membuat pergerakan IHSG cenderung terbawa arus sentimen global dan capital outflow akhir tahun.
"Investor asing berbalik tercatat net sell Rp309,63 miliar sehingga total pada pekan ini terjadi capital inflow sebesar Rp631,1 miliar," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :