Rupiah Ditutup Menguat, USD Stabil Atas Euro
Selasa, 22 Desember 2015 - 17:06 WIB
Rupiah Ditutup Menguat, USD Stabil Atas Euro
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Selasa (22/12/2015) ditutup menguat, setelah sukses mempertahankan tren positif sepanjang hari ini. Sementara USD tercatat stabil atas euro dan yen, untuk menjadi kabar baik jelang liburan Natal ketika para investor menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi AS setelah kebijakan The Fed menaikkan suku bunga mereka.
Penguatan rupiah terlihat berdasarkan data Yahoo Finance yang ditutup pada posisi Rp13.690/USD dengan kisaran harian Rp13.595 - Rp13.725/USD. Posisi ini membaik 140 poin dari level sebelumnya di awal pekan kemarin Rp13.830/USD.
Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.615/USD yang naik dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.872/USD dengan besaran 257 poin.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp13.671/USD di penutupan hari ini. Posisi ini naik 143 poin dari posisi terakhir di awal pekan kemarin Rp13.814/USD.
Sementara di data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.695/USD dimana menguat 120 poin dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.815/USD.
Seperti dikutip dari investing.com, USD cenderung stabil atas euro dan yen Jepang. Euro terhadap USD mengalami perubahan sedikit pada level 1.0912. USD masih ditopang tren positif imbas kenaikan suku bunga AS yang belum lama ini dilakukan Federal Reserve untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.
Euro sendiri masih rentan sentimen menjelang pemilu di Spanyol yang berpeluang memicu kegaduhan politik. USD terhadap yen cenderung stabil di posisi 121.19. Dan indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya juga stabil pada level 98.44.
Investor masih memantau harga minyak dunia yang terus merosot hingga USD34.29 per barel pada akhir pekan kemarin untuk jadi level terendah sejak 2004 di tengah kecemasan banjirnya pasokan.
Penguatan rupiah terlihat berdasarkan data Yahoo Finance yang ditutup pada posisi Rp13.690/USD dengan kisaran harian Rp13.595 - Rp13.725/USD. Posisi ini membaik 140 poin dari level sebelumnya di awal pekan kemarin Rp13.830/USD.
Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.615/USD yang naik dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.872/USD dengan besaran 257 poin.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp13.671/USD di penutupan hari ini. Posisi ini naik 143 poin dari posisi terakhir di awal pekan kemarin Rp13.814/USD.
Sementara di data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.695/USD dimana menguat 120 poin dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.815/USD.
Seperti dikutip dari investing.com, USD cenderung stabil atas euro dan yen Jepang. Euro terhadap USD mengalami perubahan sedikit pada level 1.0912. USD masih ditopang tren positif imbas kenaikan suku bunga AS yang belum lama ini dilakukan Federal Reserve untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.
Euro sendiri masih rentan sentimen menjelang pemilu di Spanyol yang berpeluang memicu kegaduhan politik. USD terhadap yen cenderung stabil di posisi 121.19. Dan indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya juga stabil pada level 98.44.
Investor masih memantau harga minyak dunia yang terus merosot hingga USD34.29 per barel pada akhir pekan kemarin untuk jadi level terendah sejak 2004 di tengah kecemasan banjirnya pasokan.
(akr)