RI Pasar Potensial Industri Farmasi Dunia

Kamis, 24 Desember 2015 - 09:27 WIB
RI Pasar Potensial Industri...
RI Pasar Potensial Industri Farmasi Dunia
A A A
JAKARTA - Hampir 90 persen, bahan baku obat-obatan di Indonesia masih mengimpor dari negara lain. Karena itu harga obat-obatan di Indonesia rata - rata tergantung pada nilai kurs dollar.

Belum lagi jumlah populasi Indonesia yang begitu besar yakni terbesar keempat di dunia, membuat Indonesia dibidik sebagai pasar industri farmasi. Salah satunya produsen obat-obatan asal India melirik Indonesia untuk memasarkan produk mereka di Indonesia.

(Baca Juga: Potensi Investasi Capai Rp215 Triliun, BKPM Dorong Sektor Farmasi)

"Kami melihat pasar Indonesia adalah big market di bidang farmasi. Kami mencari distributor di Indonesia memperkenalkan produk farmasi," kata Trustee Perusahaan Asal India Line Trust, Sailesh Hiranandani di Depok, Kamis (24/12/2015).

Hal senada dikatakan produsen farmasi lainnya, Chairman and Managing Director of Orchid, Raghavendra Rao. Menurutnya industri farmasi di dunia yang terus tumbuh membuat Indonesia menjadi pasar yang berporensi.

"Kami bersinergi dengan industri farmasi lokal yang dimiliki Indonesia. Lalu setiap perusahaan farmasi meningkatkan produksinya dengan dikemas kualitas teknologi yang baik," jelasnya

Berbagai jenis obat impor yang ditawarkan ke Indonesia terdiri dari berbagai jenis baik kapsul dan impor serta antibiotik untuk berbagai penyakit. Paraa produsen farmasi asing berharap pemerintah Indonesia dapat melunak dengan berbagai aturan dan pajak.

"Kami harapkan dengan potensi pasar yang besar, regulasi pun tidak dipersulit dan pajak rendah," kata Rao.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Strategi dan Inovasi...
Strategi dan Inovasi Merck Indonesia di Tengah Gempuran COVID-19
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Miliki Logo Baru, Pyridam...
Miliki Logo Baru, Pyridam Farma Terus Berinovasi
EPO Daewoong Infion...
EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved