Raksasa Farmasi, Pfizer Kasih Gaji CFO Baru Rp17,89 Miliar

Rabu, 13 April 2022 - 05:24 WIB
loading...
Raksasa Farmasi, Pfizer Kasih Gaji CFO Baru Rp17,89 Miliar
Kepala keuangan Pfizer Inc yang baru diangkat, David Denton akan mendapatkan gaji setara Rp17,89 miliar. Tak hanya itu, Ia juga mendapatkan pembayaran satu kali sebesar USD5 juta dan saham terbatas senilai. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Kepala keuangan Pfizer Inc yang baru diangkat, David Denton akan mendapatkan gaji pokok tahunan sebesar USD1,25 juta atau setara Rp17,89 miliar (Kurs rupiah 14.316 per USD). Gaji Chief Financial Office (CFO) raksasa farmasi asal Amerika Serikat (AS) itu tertuang dalam pengajuan perusahaan pada hari Selasa, waktu setempat.

Jumlah yang sama akan diberikan kepada Denton sebagai peluang insentif tunai dalam target tahunan, meskipun ini akan pro-rated untuk tahun ini, kata pihak perusahaan.

Baca Juga: CEO Pfizer: Vaksin Omicron Bakal Siap Maret 2022

Selain itu, Denton yang bergabung dengan Pfizer pada 2 Mei, akan mendapatkan pembayaran satu kali sebesar USD5 juta dan saham terbatas senilai USD3,25 juta. Belum selesai, Ia juga akan mendapatkan kredit senilai USD9,75 juta melalui rencana tabungan tambahan perusahaan.

Denton, yang pada hari Senin diumumkan sebagai penerus pegawai veteran perusahaan Frank D'Amelio, bergabung dengan Pfizer dari peritel perbaikan rumah Lowe's Cos Inc.

Sesuai surat penawarannya di Lowe's ketika dia ditunjuk pada tahun 2018, gaji pokok Denton adalah USD925.000, dengan peluang bonus 125% dari gaji pokoknya.

Baca Juga: Momentum Tepat Bangkitkan Industri Farmasi Lokal

Denton juga akan menjadi anggota Tim Kepemimpinan Eksekutif Pfizer dan melapor kepada Chief Executive Officer Albert Bourla. Pfizer mengumumkan pengunduran diri D'Amelio pada bulan November dan memulai pencarian eksternal untuk penggantinya.

Sementara itu peritel perbaikan rumah Lowe's mengatakan pada hari Jumat, bahwa Denton akan mundur untuk mengejar peluang lain di perusahaan publik di luar industri.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1807 seconds (11.210#12.26)