Kimia Farma Gandeng Investor Korea Bangun Pabrik Bahan Baku Obat

Kamis, 24 Desember 2015 - 20:02 WIB
Kimia Farma Gandeng...
Kimia Farma Gandeng Investor Korea Bangun Pabrik Bahan Baku Obat
A A A
JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) menggandeng investor Korea Selatan, Sungwun Pharmacopia Co Ltd untuk membangun pabrik bahan baku obat di wilayah Lippo Cikarang.

Direktur Utama Kimia Farma, Rusdi Rosman menjelaskan ini merupakan pembangunan pabrik bahan baku obat atau active pharmaceutical ingredient (API) kedua yang dibangun perseroan. Sebelumnya KAEF telah membangun pabrik bahan baku garam farmasi yang saat ini sudah selesai 100% pembangunannya dan masih menunggu izin sertifikasi BPOM.

"Sebagian besar bahan baku obat atau 96% berasal dari impor, dengan membangun pabrik bahan baku kami berharap bisa menekan biaya hingga 10%," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/12/2015).

Dia juga menambahkan perseroan turut menggandeng PT Sungwun Pharmacopia Indonesia yang merupakan perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co Ltd untuk pembangunan pabrik tersebut. Keduanya telah melakukan penandatangan kerjasama joint venture dengan porsi kepemilikan KAEF mayoritas yaitu sebesar 75%.

"Sungwun mempunyai teknologi terbaru untuk produksi API, mereka juga mempunyai pangsa pasar di Amerika dan Jepang, kedepan kami memang membidik pasar ke negara tersebut," paparnya.

(Baca Juga: RI Pasar Potensial Industri Farmasi Dunia)

Menurutnya perseroan menyiapkan investasi sebesar Rp110 miliar untuk pembangunan pabrik tersebut. Untuk tahap pertama, pabrik ini direncanakan akan memproduksi 14-15 jenis active pharmaceutical ingredient. Pertahunnya diprediksi dapat menghasilkan 30 ton bahan baku aktif, yang terdiri dari delapan bahan baku obat dan tujuh bahan suplemen.

"Kebutuhan bahan baku obat di Indonesia mencapai 60 ton pertahunnya, ada 1.056 item IPA yang masih diimpor dengan nilai Rp25 triliun, ini merupakan potensi pasar yang besar, untuk tahap awal 100% kita jual ke dalam negeri," tandasnya.

Dia menjelaskan, proses pembangunan pabrik akan dimulai pada 2016 mendatang. Diharapkan dalam tempo 1,5-2 tahun kedepan, pabrik yang berlokasi di Lippo Cikarang ini telah beroperasi. Dengan demikian pembangunan pabrik diprediksi selesai pada akhir tahun 2017 dan sudah bisa memproduksi bahan baku obat aktif untuk mencukupi sekitar 20% kebutuhan nasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Kilang, Pertamina...
Optimalkan Kilang, Pertamina Gandeng Kimia Farma Produksi Bahan Baku Farmasi
Gelombang PHK Hantui...
Gelombang PHK Hantui Karyawan Kimia Farma, 5 Pabrik Obat Bakal Ditutup
Kimia Farma Buka Lowongan...
Kimia Farma Buka Lowongan Kerja untuk 3 Posisi, Cek Persyaratan dan Penempatannya
Lulusan D3 Farmasi Segera...
Lulusan D3 Farmasi Segera Daftar, Kimia Farma Buka Lowongan Kerja
Vaksinasi Berbayar Batal...
Vaksinasi Berbayar Batal Bikin Deretan Saham Emiten Farmasi Ini Loyo
MSD Indonesia dan Kimia...
MSD Indonesia dan Kimia Farma Tingkatkan Edukasi dan Pemahaman Terkait HPV
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
6 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
7 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
8 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
8 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
8 jam yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Tembus...
Megawati Hangestri Tembus 3 Besar Top Skor Korea V-League
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved