Bos Indofood Ungkap Kendala RI Capai Swasembada Pangan

Senin, 28 Desember 2015 - 13:04 WIB
Bos Indofood Ungkap...
Bos Indofood Ungkap Kendala RI Capai Swasembada Pangan
A A A
JAKARTA - Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang membeberkan kendala Indonesia untuk mencapai kedaulatan (swasembada) pangan yang ditargetkan pemerintah dapat dicapai 2019.

Menurutnya, salah satu kendala yang hingga kini belum ada solusinya adalah pengembangan industri penyimpanan pangan, seperti beras, dan berbagai jenis hasil tani lainnya. Hal ini menjadi salah satu faktor yang luput dari pandangan pemerintah menuju swasembada pangan.‎

"‎Sebetulnya ada teknologi pasca panen, ini tidak pernah sentuh, karena kena pajak 10%, jasa itu tidak tumbuh, padahal dia menjaga kualitas, menjaga umur simpan hasil petani," katanya di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Senin (28/12/2015).

Dia menerangkan, saat ini teknologi penyimpanan yang digunakan di Indonesia masih bersifat tradisional, dengan mengandalkan sinar matahari untuk mengeringkan beberapa produk tani, seperti gabah.

Pada dasarnya, para ilmuan di Tanah Air telah mampu menciptakan teknologi penyimpanan pangan yang canggih. Namun, lantaran dikenakan pajak yang terlalu tinggi, membuat teknologi tersebut tidak diaplikasikan.

"Tetapi gara-gara pajak 10% tersebut, temuan mereka tidak bisa diaplikasikan, ini sebenarnya masalah utamanya," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Franky ini menambahkan, negara akan mudah mewujudkan swasembada pangan jika mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mencapai cita-cita tersebut.

‎"Kalau perlu petaninya sendiri perlu dibekali pengetahuan IT, dan fasilitasi teknologi agar petani mendapatkan penghasilan yang lebih baik," pungkasnya.

Baca Juga:

Bulog: Indonesia Masih Jauh dari Kedaulatan Pangan

Bulog Tagih Janji Pemerintah Bentuk Badan Otoritas Pangan

Terkait Impor Beras, Bulog Juga BUMN yang Harus Untung
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved