IHSG Ditutup Menguat Saat Bursa Asia Merosot
Senin, 28 Desember 2015 - 16:32 WIB
IHSG Ditutup Menguat Saat Bursa Asia Merosot
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Senin (28/12/2015) ditutup menguat setelah sempat memerah di pembukaan pagi tadi, ketika bursa saham Asia merosot. IHSG naik 34,70 poin atau 0,77% ke level 4.557,35.
IHSG pagi tadi dibuka turun turun 9,63 poin atau 0,21% ke level 4.513,03 dan pada akhir sesi I membaik ke jalur hijau, naik 28,42 poin atau 0,63% ke level 4.551,07. Sementara, kemarin IHSG ditutup naik 5,09 poin atau 0,11% ke level 4.522,65.
Seperti dikutip dari Reuters, pasar saham Asia pada perdagangan awal pekan ini ditutup menurun, meski saham Jepang berhasil bangkit setelah harga minyak mentah dunia mulai membaik. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tercatat turun 0,4% dan berada di jalur negatif hingga berpeluang kehilangan 11% sepanjang tahun ini.
Penurunan juga dialami indeks Shanghai sebesar 1,3% pada penutupan hari ini dengan mayoritas saham perbankan melemah diikuti data output industri Cina. Sedangkan Hang Seng Hong Kong juga melemah tipis 1,0%. Indeks Korea Selatan KOSPI juga turun sebesar 1,1% yang dipengaruhi melunaknya saham Samsung Grup.
Adapun indeks Nikkei 225 positif 104,29 poin atau 0,56% ke level 18.873,35, sementara indeks Straits Times memerah atau turun 2,94 poin atau 0,10% ke posisi 2.874,68. Dan indeks Hang Seng dengan rincian turun sebesar 218,51 poin atau 0,99% ke posisi 21.919,62. Indeks Shangkai merosot tajam 94,13 poin atau 2,59% ke level 3.533,78.
Sektor saham hari ini mayoritas mencatatkan penguatan dengan hanya sektor industri dasar yang mengalami penurunan 0,46%. Sementara sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan yang naik 2.67% disusul sektor properti yang naik 1.63%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,2 triliun dengan Rp6,8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp432 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,2 triliun dan aksi beli Rp1,7 triliun. Tercatat 186 saham menguat, 90 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp54.800, Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp550 menjadi Rp6.000 dan Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp175 menjadi Rp6.825.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp750 menjadi Rp27.250, Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) turun Rp110 menjadi Rp2.745 dan Pusako Tarinka Tbk (PSKT) turun Rp70 menjadi Rp740.
IHSG pagi tadi dibuka turun turun 9,63 poin atau 0,21% ke level 4.513,03 dan pada akhir sesi I membaik ke jalur hijau, naik 28,42 poin atau 0,63% ke level 4.551,07. Sementara, kemarin IHSG ditutup naik 5,09 poin atau 0,11% ke level 4.522,65.
Seperti dikutip dari Reuters, pasar saham Asia pada perdagangan awal pekan ini ditutup menurun, meski saham Jepang berhasil bangkit setelah harga minyak mentah dunia mulai membaik. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tercatat turun 0,4% dan berada di jalur negatif hingga berpeluang kehilangan 11% sepanjang tahun ini.
Penurunan juga dialami indeks Shanghai sebesar 1,3% pada penutupan hari ini dengan mayoritas saham perbankan melemah diikuti data output industri Cina. Sedangkan Hang Seng Hong Kong juga melemah tipis 1,0%. Indeks Korea Selatan KOSPI juga turun sebesar 1,1% yang dipengaruhi melunaknya saham Samsung Grup.
Adapun indeks Nikkei 225 positif 104,29 poin atau 0,56% ke level 18.873,35, sementara indeks Straits Times memerah atau turun 2,94 poin atau 0,10% ke posisi 2.874,68. Dan indeks Hang Seng dengan rincian turun sebesar 218,51 poin atau 0,99% ke posisi 21.919,62. Indeks Shangkai merosot tajam 94,13 poin atau 2,59% ke level 3.533,78.
Sektor saham hari ini mayoritas mencatatkan penguatan dengan hanya sektor industri dasar yang mengalami penurunan 0,46%. Sementara sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan yang naik 2.67% disusul sektor properti yang naik 1.63%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,2 triliun dengan Rp6,8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp432 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,2 triliun dan aksi beli Rp1,7 triliun. Tercatat 186 saham menguat, 90 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp54.800, Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp550 menjadi Rp6.000 dan Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp175 menjadi Rp6.825.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp750 menjadi Rp27.250, Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) turun Rp110 menjadi Rp2.745 dan Pusako Tarinka Tbk (PSKT) turun Rp70 menjadi Rp740.
(akr)
Lihat Juga :