Dirjen Perhubungan Darat Mundur Dinilai sebagai Tumbal

Selasa, 29 Desember 2015 - 02:15 WIB
Dirjen Perhubungan Darat...
Dirjen Perhubungan Darat Mundur Dinilai sebagai Tumbal
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Angkatan Muda Samudera Raya (Amara) Herfan Nurmansa memandang langkah Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengundurkan diri bukan sebagai keputusan pribadi. Dia menduga hal tersebut ada dorongan dari atasan.

Menurutnya, menjelang akhir tahun 2015 berakhir Djoko adalah korban atas ketidakmampuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengurus negara.

"Dulu publik dicekoki berita soal kebaikan Jokowi tanpa cacat, masuk gorong-gorong, gembar-gembor mampu tingkatkan ini dan itu dalam waktu singkat, nyatanya urus kemacetan aja tidak bisa. Celakanya Dirjen Djoko dijadikan tumbal," kata Herfan melalui keterangan tertulis kepada Sindonews, Senin, (28/12/2015).

Herfan mengatakan, langkah Djoko patut diapresiasi jika keputusan tersebut merupakan keputusan pribadi. Menurutnya, langkah serupa patut dicontoh oleh para anggota Kabinet Kerja yang dibentuk Presiden Joko Widodo jika mereka tidak bekerja dengan baik. Termasuk di dalamnya Jaksa Agung HM Prasetyo.

"Jika kinerjanya buruk, anggota Kabinet sebaiknya mundur. Ini berlaku bagi Wapres JK dan para menteri seperti Rini Soemarno, Sudirman Said, dan Jaksa Agung HM Prasetyo," kata Herfan.

Sementara soal kemacetan saat libur panjang, Herfan menyebutnya sebagai salah satu contoh kecil kegagalan pemerintahan Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Karena itu, publik diimbau tidak terburu-buru menganggap mundurnya Djoko sebagai bentuk tanggung jawab. "Mundurnya Djoko tidak menyelesaikan persoalan yang ada. Pemerintah harus berbenah total dalam perkara transportasi," tandas Herfan.

Baca juga:

Alasan Dirjen Perhubungan Darat Mengundurkan Diri

Pengusaha Pertanyakan Larangan Truk Beroperasi di Tahun Baru

Rizal Ramli: Dirjen Hubda Mundur Tradisi Bagus
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
4 menit yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
20 menit yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
34 menit yang lalu
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 20252034
39 menit yang lalu
CFX Crypto Conference...
CFX Crypto Conference 2026 Siap Digelar, Bangun Pilar Kepercayaan Aset Digital
53 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved