BKI Dukung KKP Siapkan Sertifikasi 3.500 Kapal Nelayan

Selasa, 29 Desember 2015 - 21:34 WIB
BKI Dukung KKP Siapkan...
BKI Dukung KKP Siapkan Sertifikasi 3.500 Kapal Nelayan
A A A
JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) siap mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mensertifikasi 3.500 kapal nelayan di seluruh Tanah Air.

Direktur Komersil BKI, Ibrahim Gause mengemukakan, keterlibatan BKI dalam mendukung program KKP dimulai dari perencanaan, pengawasan hingga sertifikasi kapal.

“BKI dipercaya oleh KKP untuk terlibat penggarapan proyek 3.500 kapal nelayan. Mulai dari perencanaan, pengawasan hingga sertifikasi kapal,” ujarnya, dalam siaran pers, Selasa (29/12/2015).

Menurut Ibrahim, BKI yang merupakan perusahaan BUMN di bidang klasifikasi sangat berpengalaman dalam proyek pembangunan kapal. Sebab itu diperlukan sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam program pengadaan kapal selaras dengan misi menjadikan Indonesia poros maritim dunia dan sudah seharusnya kegiatan ini menjadi program nasional.

“Sudah seharusnya program pemerintah bersinergi dengan BUMN agar selaras dengan misi menjadi poros maritim dunia,” terangnya.

Untuk kelancaran program pemberian kapal untuk nelayan di seluruh Indonesia, BKI wajib memberikan sertifikasi kapal nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Menurut Ibrahim, dengan diperbarui kapal nelayan, produksi tangkapan ikan di laut bisa meningkat lebih baik.

Sebagai informasi, BKI yang didirikan pada 1964 merupakan satu-satunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan pemerintah untuk mengkelaskan kapal niaga berbendera Indonesia, sesuai keputusan Menteri Perhubungan No 1/17/1964 tentang Peraturan Pelaksanaan Kewajiban Kapal-kapal Berbendera Indonesia untuk Memiliki Sertifikat Klasifikasi Kapal.

Pada 2016, proyeksi pendapatan BKI non-klasifikasi akan terus meningkat dengan adanya kerja sama proyek pembangunan kapal nelayan KKP.

“Maka itu, kami optimis perusahaan dapat menargetkan angka Rp1 triliun lebih dengan komposisi klasifikasi Rp350 miliar dan non-klasifikasi Rp800 miliar,” tandas Ibrahim.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Kebijakan KKP Soal Penangkapan...
Kebijakan KKP Soal Penangkapan Ikan Berbasis Kuota Dinilai Membantu Nelayan Kecil
Menteri Trenggono: Pemutakhiran...
Menteri Trenggono: Pemutakhiran HPI Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tunda Penangkapan Ikan Terukur
11 Nelayan Terdampar...
11 Nelayan Terdampar Asal Rote, Dipulangkan KKP dan Pemerintah Australia
Baru Jabat, Menteri...
Baru Jabat, Menteri KKP Ingin Keliling Indonesia Bertemu Nelayan
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
25 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved