Rupiah Ditutup Terkapar Ikuti Tren Pelemahan USD
Rabu, 30 Desember 2015 - 17:12 WIB
Rupiah Ditutup Terkapar Ikuti Tren Pelemahan USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini Rabu (30/12/2015) ditutup makin terkapar mendekati level Rp14.000/USD ketika USD cenderung masih melemah terhadap euro dan yen. Ini diakibatkan rendahnya volume perdagangan pada masa liburan tahun baru.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.795/USD dengan kisaran harian Rp13.695 - Rp13,820/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.740/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.800/USD. Posisi itu menurun 55 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.745/USD.
Sementara rupiah berdasarkan data Bloomberg pada penutupan hari ini pada level Rp13.788/USD. Posisi itu merosot 90 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.698/USD.
Posisi rupiah menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.794/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.658/USD.
Seperti dilansir Reuters, posisi USD cenderung melemah terhadap euro pada perdagangan hari ini. Dalam satu pekan terakhir, USD tercatat melemah 2% terhadap beberapa mata uang. Dan melawan euro, USD jatuh 0,2% menjadi 1.0938 dan terhadap yen juga melemah ke posisi 120.445.
Ahli Strategis BNP Paribas Michael Sneyd menerangkan bahwa USD telah tertinggal cukup jauh di belakang setelah Federal Reserve memutuskan menaikkan suku bunga acuan AS untuk pertama kalinya sejak satu dekade yang berlaku secara resmi pada 16 Desember lalu.
Terhadap beberapa mata uang utama, indeks USD turun 0,1% menjadi 98.166, ketika puncaknya dalam satu pekan terakhir sempat menyentuh level 98.413. Hal serupa juga dialami dolar Australia dan Kanada yang sama-sama turun sekitar 0,1%.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.795/USD dengan kisaran harian Rp13.695 - Rp13,820/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.740/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.800/USD. Posisi itu menurun 55 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.745/USD.
Sementara rupiah berdasarkan data Bloomberg pada penutupan hari ini pada level Rp13.788/USD. Posisi itu merosot 90 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.698/USD.
Posisi rupiah menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.794/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.658/USD.
Seperti dilansir Reuters, posisi USD cenderung melemah terhadap euro pada perdagangan hari ini. Dalam satu pekan terakhir, USD tercatat melemah 2% terhadap beberapa mata uang. Dan melawan euro, USD jatuh 0,2% menjadi 1.0938 dan terhadap yen juga melemah ke posisi 120.445.
Ahli Strategis BNP Paribas Michael Sneyd menerangkan bahwa USD telah tertinggal cukup jauh di belakang setelah Federal Reserve memutuskan menaikkan suku bunga acuan AS untuk pertama kalinya sejak satu dekade yang berlaku secara resmi pada 16 Desember lalu.
Terhadap beberapa mata uang utama, indeks USD turun 0,1% menjadi 98.166, ketika puncaknya dalam satu pekan terakhir sempat menyentuh level 98.413. Hal serupa juga dialami dolar Australia dan Kanada yang sama-sama turun sekitar 0,1%.
(akr)