Jokowi: Jangan Harap Negara Beri Perlindungan dan Subsidi Besar

Senin, 04 Januari 2016 - 20:15 WIB
Jokowi: Jangan Harap...
Jokowi: Jangan Harap Negara Beri Perlindungan dan Subsidi Besar
A A A
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kepada para pelaku usaha jangan berharap negara melindungi dalam menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun ini. Pemerintah juga tidak memberikan subsidi secara besar.

"Jangan berharap bahwa negara ini akan memproteksi, melindungi, dan memberikan subsidi yang besar-besaran," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (4/1/2016).

Menurut Jokowi, jika pemerintah melakukan itu justru akan melemahkan daya saing. Akibatnya, tidak ada kompetisi yang kuat. "Justru itu akan melemahkan daya saing kita, melemahkan competitiveness kita, sudah tidak ada lagi. Paket akan dikeluarkan terus agar daya saing, daya kompetisi kita semakin baik, tidak ada cara lain," tuturnya.

Jokowi mengajak seluruh pihak agar bekerja keras dalam meraih pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, dan menurunkan angka kemiskinan. Selain itu, banyak membuka lapangan kerja baru.

"Kerja, kerja, kita semuanya untuk membuka lapangan pekerjaan, kerja keras mengatasi ketimpangan wilayah, ketimpangan yang kaya dan miskin. Itu pekerjaan kita semuanya," tegasnya.

Menurut Jokowi, situasi ekonomi yang sulit pada tahun lalu menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk berbenah diri. Perombakan kreatif akan terus dilakukan.

"Pemerintah diberikan kesempatan untuk melakukan perombakan kreatif yang akan terus kita lakukan. Kalau keadaan normal kita melakukan itu, pasti banyak yang akan berteriak. Tapi dalam keadaan sulit, apapun yang kita lakukan orang akan maklum," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved