IHSG Diprediksi Lanjutkan Tren Penguatan
Rabu, 06 Januari 2016 - 08:44 WIB
IHSG Diprediksi Lanjutkan Tren Penguatan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak mixed menguat tertahan. Menurutnya sentimen selanjutnya akan diramaikan oleh data kinerja sektor jasa di seluruh dunia.
Dia juga menambahkan dari dalam negeri data tingkat penjualan ritel yang diperkirakan naik menjadi naik akan menjadi salah satu fokus investor. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.512-4.600," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/1/2016).
Sementara IHSG kemarin bergerak positif sejak awal sesi dengan ditutup +31,90% sebesar +0,70% di level 4.557,82 dengan volume yang relatif tidak begitu besar. Untuk perdagangan hari ini, Dia menerangkan pergerakan seakan rebound dari penurunan tajam awal tahun 2016.
Penyebabnya setelah pemerintah menetapkan nominal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang telah diturunkan menyesuaikan harga minyak dunia yang terus merosot. Hal tersebut diperkirakan mampu merangsang kembali pertumbuhan sektor industri di Indonesia.
Seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor trading dan saham-saham second liner pada perdagangan hari ini. "Investor asing pun melanjutkan aksi beli yang tercatat net buy sebesar Rp72,91 miliar," pungkasnya.
Dia juga menambahkan dari dalam negeri data tingkat penjualan ritel yang diperkirakan naik menjadi naik akan menjadi salah satu fokus investor. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.512-4.600," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/1/2016).
Sementara IHSG kemarin bergerak positif sejak awal sesi dengan ditutup +31,90% sebesar +0,70% di level 4.557,82 dengan volume yang relatif tidak begitu besar. Untuk perdagangan hari ini, Dia menerangkan pergerakan seakan rebound dari penurunan tajam awal tahun 2016.
Penyebabnya setelah pemerintah menetapkan nominal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang telah diturunkan menyesuaikan harga minyak dunia yang terus merosot. Hal tersebut diperkirakan mampu merangsang kembali pertumbuhan sektor industri di Indonesia.
Seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor trading dan saham-saham second liner pada perdagangan hari ini. "Investor asing pun melanjutkan aksi beli yang tercatat net buy sebesar Rp72,91 miliar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :