Rupiah Siang Ini Masih Tertekan di Tengah Penguatan IHSG
Rabu, 06 Januari 2016 - 12:41 WIB
Rupiah Siang Ini Masih Tertekan di Tengah Penguatan IHSG
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini, Rabu (6/1/2016) masih tertekan di atas level Rp13.000/USD di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang ini menurun pada posisi Rp13.895/USD dengan kisaran harian Rp13.810-Rp13.910/USD. Posisi tersebut menyusut sebesar 30 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.865/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas siang ini di level Rp13.900/USD. Posisi itu negatif atau melemah 30 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.870/USD.
Sementara penguatan terlihat berdasarkan data Bloomberg siang ini, dimana rupiah menguat pada posisi Rp13.859./USD. Posisi ini membaik dengan kenaikan 33 poin jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.892/USD.
Pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah juga menguat tipis pada level Rp13.863/USD. Posisi ini naik 68 poin dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.931/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup positif, naik 53,39 poin atau 1,17% ke level 4.611,21. Dan IHSG pagi tadi dibuka naik 16,19 poin atau 0,36% ke level 4.574,01. Pada sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 3,17%. Sementara, yang melemah sektor komposit, turun 1,17%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,6 triliun dengan 2,08 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp77,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,1 triliun dan aksi beli Rp1,26 triliun. Tercatat 149 saham menguat, 100 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 menjadi Rp53.950, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp275 menjadi Rp5.750 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp60 menjadi Rp3.880 .
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1750 menjadi Rp27.025, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.050 dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) turun Rp75 menjadi Rp825.
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang ini menurun pada posisi Rp13.895/USD dengan kisaran harian Rp13.810-Rp13.910/USD. Posisi tersebut menyusut sebesar 30 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.865/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas siang ini di level Rp13.900/USD. Posisi itu negatif atau melemah 30 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.870/USD.
Sementara penguatan terlihat berdasarkan data Bloomberg siang ini, dimana rupiah menguat pada posisi Rp13.859./USD. Posisi ini membaik dengan kenaikan 33 poin jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.892/USD.
Pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah juga menguat tipis pada level Rp13.863/USD. Posisi ini naik 68 poin dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.931/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup positif, naik 53,39 poin atau 1,17% ke level 4.611,21. Dan IHSG pagi tadi dibuka naik 16,19 poin atau 0,36% ke level 4.574,01. Pada sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 3,17%. Sementara, yang melemah sektor komposit, turun 1,17%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,6 triliun dengan 2,08 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp77,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,1 triliun dan aksi beli Rp1,26 triliun. Tercatat 149 saham menguat, 100 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 menjadi Rp53.950, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp275 menjadi Rp5.750 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp60 menjadi Rp3.880 .
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1750 menjadi Rp27.025, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.050 dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) turun Rp75 menjadi Rp825.
(akr)
Lihat Juga :