Rupiah Ditutup Makin Terkapar, Yen Melonjak Naik
Rabu, 06 Januari 2016 - 17:05 WIB
Rupiah Ditutup Makin Terkapar, Yen Melonjak Naik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Rabu (6/1/2015) ditutup makin melemah, ketika Yen Jepang melonjak naik untuk berada ke posisi tertinggi sejak 15 Oktober, tahun lalu. Pelemahan ekonomi China dan ketegangan di Korea, sedikit banyak berpengaruh pada penguatan Yuan terhadap beberapa mata uang utama lain.
Ketika yen melonjak naik, rupiah justru melemah seperti yang tercatat pada data Yahoo Finance, pada posisi Rp13.945/USD dengan kisaran Rp13.810-Rp13.965/USD. Angka tersebut melemah 80 poin dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.865/USD.
Posisi rupiah pada penutupan hari ini berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas ada di posisi Rp13.953/USD. Posisi tersebut menyusut 83 poin dibandingkan posisi sebelumnya yang berakhir di posisi Rp13.870/USD.
Sementara rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp13.943/USD, atau mengalami penurunan sebesar 51 poin dari posisi Rp13.892/USD di awal pekan kemarin.
Selanjutnya, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada pada level Rp13.863/USD menguat 68 poin dari Rp13.931/USD pada penutupan kemarin.
Seperti dilansir Reuters, yen terhadap USD melonjak naik 0,6% ke posisi 118.35 dan saat melawan euro, yen juga naik menjadi 127.435. Aksi membeli yen terjadi setelah yuan semakin melemah, meski Bank Sentral China sudah mencoba memicu gairah pasar yang akhirnya gagal karena ekonomi negara terbesar kedua itu sudah kehilangan momentum.
Ketika yen melonjak naik, rupiah justru melemah seperti yang tercatat pada data Yahoo Finance, pada posisi Rp13.945/USD dengan kisaran Rp13.810-Rp13.965/USD. Angka tersebut melemah 80 poin dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.865/USD.
Posisi rupiah pada penutupan hari ini berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas ada di posisi Rp13.953/USD. Posisi tersebut menyusut 83 poin dibandingkan posisi sebelumnya yang berakhir di posisi Rp13.870/USD.
Sementara rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp13.943/USD, atau mengalami penurunan sebesar 51 poin dari posisi Rp13.892/USD di awal pekan kemarin.
Selanjutnya, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada pada level Rp13.863/USD menguat 68 poin dari Rp13.931/USD pada penutupan kemarin.
Seperti dilansir Reuters, yen terhadap USD melonjak naik 0,6% ke posisi 118.35 dan saat melawan euro, yen juga naik menjadi 127.435. Aksi membeli yen terjadi setelah yuan semakin melemah, meski Bank Sentral China sudah mencoba memicu gairah pasar yang akhirnya gagal karena ekonomi negara terbesar kedua itu sudah kehilangan momentum.
(akr)