Menteri Rini Sinergikan BUMN Tambang lewat Komite Konsolidasi

Jum'at, 08 Januari 2016 - 12:57 WIB
Menteri Rini Sinergikan...
Menteri Rini Sinergikan BUMN Tambang lewat Komite Konsolidasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresmikan kerja sama pembentukan Komite Konsolidasi BUMN Pertambangan, sebagai wujud komitmen perusahaan pelat merah untuk menyinergikan langkah membangun negeri.

Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero). Penandatanganan ini merupakan tindaklanjut dari kesepakatan pada 20 November 2015 di antara seluruh direksi BUMN.

Dia menambahkan pembentukan komite ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya dan keahlian yang dimiliki masing-masing BUMN dalam kerangka sinergi antar perusahaan pelat merah, yang dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada prinsip good corporate governance (GCG), peraturan pasar modal dan peraturan perundangan yang berlaku.

"Tentunya saya sangat bangga kita hari ini bisa menandatangani beberapa kesepakatan di antara BUMN pertambangan. Paling penting juga dikeluarkan keputusan terbentuknya Komite untuk mengkonsolidasikan atau menyamakan satu persepsi pemikiran dan manfaatkan kekuatan dari perusahaan BUMN pertambangan," katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Dia mengungkapkan, kesepakatan kerja sama yang ditandatangani empat BUMN pertambangan tersebut merupakan langkah awal menuju konsolidasi usaha yang akan dikaji oleh Komite Konsolidasi BUMN Pertambangan. Di samping itu, Dia juga menerangkan komite ini juga diberi tugas untuk mempersiapkan konsolidasi BUMN pertambangan dalam suatu holding company.

"‎Sehingga menjadi satu grup usaha pertambangan yang besar bukan hanya di indonesia tapi di dunia," tandasnya.

Komite ini dibentuk melalui Keputusan Nomor SK-250/MBU/12/2015 tanggal 14 Desember 2015. Adapun organ Komite Konsolidasi BUMN Pertambangan ini terdiri dari Komite Pengawas, Komite Eksekutif, dan Sekretariat Komite. Sementara pengawas beranggotakan Menteri BUMN dan beberapa pejabat eselon 1.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Tidak Efektif secara...
Tidak Efektif secara Bisnis, 8 BUMN Ini Akan Ditutup
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar
Berikan Kesempatan Disabi­litas...
Berikan Kesempatan Disabi­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
7 menit yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
51 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
59 menit yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
3 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved