Rupiah Makin Melemah Saat IHSG Memerah Siang Ini
Senin, 11 Januari 2016 - 12:18 WIB
Rupiah Makin Melemah Saat IHSG Memerah Siang Ini
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini Senin, (11/1/2016) masih sulit bangkit mengikuti tren negatif pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus berada di zona merah sejak pembukaan, pagi tadi.
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang hari di awal pekan berada pada posisi Rp13.930/USD dengan kisaran harian Rp13.915 - Rp13.965/USD. Posisi tersebut melemah 10 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.920/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini juga tercatat menyusut di posisi Rp13,931/USD atau menurun sebesar 9 poin dari penutupan sebelumnya di akhir pekan kemarin di level Rp13.922/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, Rupiah menunjukkan pada posisi Rp13.935/USD. Posisi itu semakin melemah 10 poin dari posisi sebelumnya pada level Rp13.925/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah di awal pekan ada pada level Rp13.935/USD. Posisi ini memburuk 61 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.874/USD
IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup memerah sebesar 76,10 poin atau 1,67% ke posisi 4.470,19 di tengah merosotnya mayoritas bursa Asia sejak pembukaan pagi tadi setelah Wall Street mencatat pekan terburuk dalam sejarah sebelumnya. Tercatat indeks saham Asia Pasifik MSCI di luar Jepang makin tenggelam 2%.
Sedangkan pada pagi tadi IHSG dibuka juga melemah 31,86 poin atau 0,70% ke 4.513,15. Dan IHSG pada perdagangan pekan kemarin berhasil ditutup naik 15,84 poin atau 0,35% ke level 4.546,29.
Sektor saham pada perdagangan dalam Negeri untuk hari ini mayoritas mengalami tren negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor properti yang turun 1,95% disusul sektor konsumer menyusut 1,86%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,04 miliar dengan 1,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp290 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,1 triliun dan aksi beli Rp814 miliar. Tercatat 47 saham menguat, 212 saham melemah dan 61 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA), PT Global Land Development Tbk (KPIG) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang hari di awal pekan berada pada posisi Rp13.930/USD dengan kisaran harian Rp13.915 - Rp13.965/USD. Posisi tersebut melemah 10 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.920/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini juga tercatat menyusut di posisi Rp13,931/USD atau menurun sebesar 9 poin dari penutupan sebelumnya di akhir pekan kemarin di level Rp13.922/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, Rupiah menunjukkan pada posisi Rp13.935/USD. Posisi itu semakin melemah 10 poin dari posisi sebelumnya pada level Rp13.925/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah di awal pekan ada pada level Rp13.935/USD. Posisi ini memburuk 61 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.874/USD
IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup memerah sebesar 76,10 poin atau 1,67% ke posisi 4.470,19 di tengah merosotnya mayoritas bursa Asia sejak pembukaan pagi tadi setelah Wall Street mencatat pekan terburuk dalam sejarah sebelumnya. Tercatat indeks saham Asia Pasifik MSCI di luar Jepang makin tenggelam 2%.
Sedangkan pada pagi tadi IHSG dibuka juga melemah 31,86 poin atau 0,70% ke 4.513,15. Dan IHSG pada perdagangan pekan kemarin berhasil ditutup naik 15,84 poin atau 0,35% ke level 4.546,29.
Sektor saham pada perdagangan dalam Negeri untuk hari ini mayoritas mengalami tren negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor properti yang turun 1,95% disusul sektor konsumer menyusut 1,86%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,04 miliar dengan 1,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp290 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,1 triliun dan aksi beli Rp814 miliar. Tercatat 47 saham menguat, 212 saham melemah dan 61 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA), PT Global Land Development Tbk (KPIG) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
(akr)
Lihat Juga :