Susi Usulkan Industri Pengolahan Ikan Terbuka untuk Asing

Selasa, 12 Januari 2016 - 20:32 WIB
Susi Usulkan Industri...
Susi Usulkan Industri Pengolahan Ikan Terbuka untuk Asing
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengusulkan agar dalam peraturan Daftar Negatif Investasi (DNI) yang tengah digodok pemerintah, industri pengolahan perikanan dapat lebih terbuka untuk asing. Dalam aturan sebelumnya porsi ‎asing dibedakan, yakni wilayah Indonesia bagian barat 40%, dan Indonesia bagian timur 60%.

"Mau saya ya samain saja seluruh wilayah Indonesia kan sama. Di atas 50% juga tidak apa-apa mereka kan juga bawa teknologi. Tapi, hulunya tidak boleh," ujar Susi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Bahkan, mantan Bos Susi Air ini tidak keberatan jika industri hilirisasi perikanan ini dapat terbuka 100% untuk asing. Hal ini karena, industri pengolahan berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar.

Selain itu, kata dia, kesejahteraan nelayan akan meningkat karena menyerap tangkapan nelayan, dan harga ikan pun akan lebih mahal. Apalagi, Susi telah melarang industri perikanan tangkap terbuka untuk asing. (Baca: Susi: 9 Kapal Eks Asing China Kabur Pukulan Telak di Awal Tahun)

‎"Ya boleh juga enggak apa-apa (100% asing). Kan kalau hilirisasi pasti buruhnya kan enggak pakai dari sana. Dan itu akan membawa harga naik, menyerap tangkapan nelayan. Kalau dia enggak boleh tangkap kan pasti beli dari nelayan toh, karena mereka butuh raw material. Yang logis saja aturan," jelasnya.

Wanita asal Pangandaran ini menambahkan, pihaknya berharap dengan terbukanya industri hilirisasi perikanan untuk asing maka pasar pengolahan perikanan akan lebih bagus. Dengan begitu, pengusaha nasional juga tidak ragu untuk masuk dalam industri tersebut. (Baca: Susi Cium Ada yang Bermain di Balik Hilangnya 9 Kapal)

Sebab, selama ini pengusaha perikanan nasional cenderung memilih untuk menjadi calo bagi pengusaha perikanan tangkap asing ketimbang masuk dalam industri pengolahan perikanan. "Supaya kita bisa dapet market bagus kan. Asing masuk, teknologi masuk. Banyak pengusaha kita itu cuma mau jadi rentseeker. Jadi agen-agen. Enggak mau kerja, enggak mau proses," pungkas Susi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Bukan Soal Benih Lobster,...
Bukan Soal Benih Lobster, Trenggono Bakal Lanjutkan Mimpi Susi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved