Yen dan Euro Tertekan USD, Rupiah Ditutup Makin Berotot

Rabu, 13 Januari 2016 - 17:03 WIB
Yen dan Euro Tertekan...
Yen dan Euro Tertekan USD, Rupiah Ditutup Makin Berotot
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan hari ini ditutup terapresiasi, di tengah menguatnya USD terhadap yen dan euro.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.825/USD. Posisi itu naik 90 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.915/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.820/USD, dengan kisaran harian Rp13.820-Rp13.870/USD. Posisi tersebut membaik 70 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.890/USD.

Sementara, rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.835/USD. Posisi itu terapresiasi 74 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.909/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.861/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.835/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, USD menguat terhadap yen dan euro hari ini, karena yuan mulai mantap dan lebih baik dari data perdagangan China yang diharapkan dapat membantu mengurangi beberapa pesimisme terhadap ekonomi terbesar kedua di dunia.

Bank Rakyat China (PBoC) menetapkan tingkat referensi yuan pada level 6,4639 terhadap USD, sedikit berubah dari hari sebelumnya. Hal ini dapat mengurangi beberapa kekhawatiran yang telah memebabani investor terkait dengan depresiasi yang cukup tajam dan cepat dalam mata uang.

Indeks USD naik 0,3% menjadi 99,246, memperpanjangn pemulihan dari posisi rendah pekan ini yang sempat menyentuh level 98,252 pada Senin kemarin.

Terhadap yen, USD berhasil naik hingga 0,6% menjadi 118,30, memperpanjang pemulihan dari posisi rendah dalam empat bulan yang menyentuh level 116,70. Sementara, Euro turun menjadi 1,0822 per USD.

"Hal ini tidak mengherankan bahwa mata uang safe haven seperti yen berada di bawah tekanan. Namun, patut dipertanyakan berapa lama hal ini akan berlangsung," kata Lutz Karpowitz di Coomerzbank.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
4 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
5 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved