Ledakan Bom Bikin Rupiah Dekati Level Rp14.000/USD
Kamis, 14 Januari 2016 - 12:25 WIB
Ledakan Bom Bikin Rupiah Dekati Level Rp14.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini Kamis, (14/1/2016) makin melemah mendekati level Rp14.000/USD seiring terpuruknya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus berada di zona merah sejak pembukaan pagi tadi.
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang ini berada pada posisi Rp13.960/USD dengan kisaran harian Rp13.850-Rp13.960/USD. Posisi tersebut melemah 140 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.820/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat di Bloomberg yang hingga siang ini ada di posisi Rp13.957/USD atau merosot 122 poin dari penutupan sebelumnya kemarin di level Rp13.835/USD.
Sementara rupiah tercatat melemah pada siang ini, seperti yang terlihat pada data Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.968/USD. Posisi itu menurun 143 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.825/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.877/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.861/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup tetap negatif atau melemah 67,01 poin atau 1,48% ke level 4.470,17 mengikuti kejatuhan bursa Asia. Pada pagi tadi IHSG turun 52,35 poin atau 1,15% ke level 4.484,83 dan pada perdagangan kemarin sempat menguat 29,56 poin atau 0,65% ke level 4.542,08.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,69 triliun dengan Rp1,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp166,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,02 triliun dan aksi beli Rp859 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Arthavest Tbk (ARTA) dan PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS). Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK).
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang ini berada pada posisi Rp13.960/USD dengan kisaran harian Rp13.850-Rp13.960/USD. Posisi tersebut melemah 140 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.820/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat di Bloomberg yang hingga siang ini ada di posisi Rp13.957/USD atau merosot 122 poin dari penutupan sebelumnya kemarin di level Rp13.835/USD.
Sementara rupiah tercatat melemah pada siang ini, seperti yang terlihat pada data Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.968/USD. Posisi itu menurun 143 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.825/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.877/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.861/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup tetap negatif atau melemah 67,01 poin atau 1,48% ke level 4.470,17 mengikuti kejatuhan bursa Asia. Pada pagi tadi IHSG turun 52,35 poin atau 1,15% ke level 4.484,83 dan pada perdagangan kemarin sempat menguat 29,56 poin atau 0,65% ke level 4.542,08.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,69 triliun dengan Rp1,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp166,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,02 triliun dan aksi beli Rp859 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Arthavest Tbk (ARTA) dan PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS). Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK).
(akr)
Lihat Juga :