Ledakan di Sarinah, Starbucks Tutup 50 Outlet di Jakarta

Kamis, 14 Januari 2016 - 16:35 WIB
Ledakan di Sarinah,...
Ledakan di Sarinah, Starbucks Tutup 50 Outlet di Jakarta
A A A
JAKARTA - Sebanyak 50 outlet Starbucks di Jakarta ditutup akibat adanya ledakan bom yang terjadi di Sarinah, Jakarta tadi pagi. Keputusan itu diambil setelah salah satu outletnya rusak terkena ledakan meski tidak ada pelanggan atau staf korban jiwa.

Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (14/1/2016), hal tersebut seperti dikatakan oleh Chief Executive Officer (CEO) Starbucks Howard Schultz di Mumbai. Starbucks memiliki lebih dari 200 toko di 15 kota di Indonesia, dan membuka gerai pertamanya di Jakarta pada 2002.

"Kita hidup di saat ketidakpastian besar dan sifat rapuh. Ini adalah tindakan tidak masuk akal atas kekerasan dan terorisme yang banyak dari kita tidak bisa memproses," kata Schultz.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iqbal menegaskan situasi di Plaza Sarinah sudah aman. Polisi sudah menetralisir kawasan tersebut dan sudah membuka ruas jalan protokol, Jalan MH Thamrin dan Jalan Wahid Hasyim.

"Situasi aman. Kami sudah berhasil menetralisir semua yang ada di lokasi ini dari aksi teror," ujar Iqbal kepada media di lokasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Pertama Kali Cicip...
Baru Pertama Kali Cicip Kopi Starbucks, Nenek Italia Ini Beri Review Menohok
Masuk Indomaret, Kopi...
Masuk Indomaret, Kopi Starbucks Diserbu Pembeli
Gerai Pertama Starbucks...
Gerai Pertama Starbucks di Indonesia Kembali Buka, Suguhkan Konsep Ngopi Premium
Starbucks Bakal Tutup...
Starbucks Bakal Tutup 100 Kedai Kopi, Berikut Rinciannya
Tumbler Terbatas dari...
Tumbler Terbatas dari Starbucks dan Kate Spade Sudah Di Indonesia
Tak Miliki Izin Edar,...
Tak Miliki Izin Edar, BPOM Sita Produk Kopi Starbuck Sachet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved