IHSG Dibuka Menguat Ikuti Kenaikan Bursa Asia

Jum'at, 15 Januari 2016 - 09:18 WIB
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat Ikuti Kenaikan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat pada zona hijau ketika mayoritas Asia membaik seiring rebound pasar saham Amerika Serikat (AS). Pagi ini IHSG tercatat naik 16,79 poin atau 0,37% ke level 4.529,97.

Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup tertekan di zona merah setelah adanya insiden teror bom di JL MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat untuk membuat pasar saham melemah 24,00 poin atau 0,53% ke level 4.513,18.

Dilansir Reuters, Jumat (15/1/2016) bursa Asia hari ini tercatat mulai membaik, setelah harga minyak mentah menguat setelah dalam delapan hari terakhir terpuruk. Kenaikan tipis harga minyak memulihkan saham energi, meski investor tetap waspada terkait stabilitas ekonomi China dan pasar global yang sewaktu-waktu bisa bergejolak.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang yang kemarin berada pada level terendah dalam empat tahun terakhir, hari ini naik 0,5% ketika indeks Jepang Nikkei melompat 1,8%. Pada Kamis, kemarin harga minyak dunia tercatat pulih dimana jenis Brent berjangka naik 2,4% menjadi USD31,03 per barel usai sempat menyentuh dari posisi terburuk dalam 12 tahun terakhir.

Kenaikan juga diperlihatkan bursa saham AS ketika data penjual ritel akan menjadi pantauan investor untuk mencoba mengukur kemungkinan Fed (Bank Sentral Amerika) ketika kembali menaikkan suku bunga acua (Fed Rate) pada Maret, mendatang. Sedangkan di Asia, masih dilanda ketakutan pihak berwenang China tidak mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi mereka.

Sejauh ini Bank Sentral China terus berupaya untuk menstabilkan nilai tukar yuan, ketika para pelaku pasar cemas apabila yuan depresiasi bisa memicu devaluasi mata uang global. "Ada beberapa harapan ketika China akan mengumumkan serangkaian data ekonomi mereka awal pekan depan untuk memberikan investor bantuan," ucap Ahli Strategi Global Daiwa Securities, Hirokazu Kabeya.

Adapun indeks Nikkei N225 pada pagi ini menguat 81,02 poin atau 0,47% ke level 17.321,97 diikuti indeks Straits Times yang juga naik sebesar 3,43 poin atau 0,13% ke posisi 2.648,00. Sementara indeks Hang Seng melemah 66,12 poin atau 0,33% ke posisi 19.751,29 dan pada indeks Shanghai pagi ini tercatat menyusut 8,83 poin atau 0,29% ke level 2.998,82.

Sektor saham di Tanah Air pada awal perdagangan hari ini terlihat mayoritas mengalami penguatan. Sektor saham yang paling mengalami kenaikan adalah aneka industri 1,02% diikuti sektor pertambangan naik 0,80%. Sedangkan sektor saham yang melemah adalah pertanian turun 0,02% dan sektor keuangan menyusut 0,16%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
10 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
35 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
59 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved