BPS Yakin Neraca Perdagangan Tak Terganggu Teror Bom

Jum'at, 15 Januari 2016 - 22:24 WIB
BPS Yakin Neraca Perdagangan...
BPS Yakin Neraca Perdagangan Tak Terganggu Teror Bom
A A A
JAKARTA - Direktur Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menilai dampak dari bom di Jalan Thamrin, Jakarta, kemarin tidak akan mengganggu neraca perdagangan.

Menurutnya, tidak ada gangguan cukup signifikan bila melihat dampaknya. Jika pun ada, pelemahan hanya akan terjadi pada saat bom terjadi, tidak akan berlangsung lama.

‎"Trennya sementara, paling pada bulan itu saja kalau terjadi gangguan, kalau terhadap ekspor impor, itu hanya gangguan sesaat, enggak sampai berminggu-minggu lah," katanya di Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Sasmito mengatakan, jika terjadinya Januari, mungkin akan berdampak sedikit pada Februari. Namun, pada Februari juga tidak bisa dikatakan ada pengaruhnya dengan ledakan yang terjadi kemarin.

"Sekarang kita lihat, kan terjadinya di Januari, mungkin ada dampak sedikit di Februari. Tapi Februari kan pendek bulannya. Jadi kalau di Februari juga rendah, itu bukan karena bom Thamrin, tapi memang harinya juga pendek," ujar dia.

Sasmito juga mengimbau kepada pelaku pasar agar tidak terlalu khawatir terhadap yang terjadi kemarin, karena perekonomian Indonesia akan baik-baik saja.

"Kita sekarang sedang dalam kondisi baik, fundamental juga terjaga, jadi pasar tidak perlu panik berlebihan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan RI...
Neraca Perdagangan RI Surplus 14 Bulan Beruntun, Ekonomi Mulai Pulih?
Neraca Dagang RI Menang...
Neraca Dagang RI Menang Lawan AS, Tapi Keok dengan Negeri Kpop
Tertinggi dalam 15 Tahun...
Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir, Neraca Dagang RI Surplus USD35,34 Miliar di 2021
Neraca Dagang Indonesia...
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD3,83 Miliar di Februari 2022
Neraca Dagang Mei Diramal...
Neraca Dagang Mei Diramal Surplus USD2 Miliar
BPS: Neraca Perdagangan...
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,59 Miliar di Juli 2021
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
44 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved