Neraca Dagang Mei Diramal Surplus USD2 Miliar

Selasa, 15 Juni 2021 - 08:10 WIB
loading...
Neraca Dagang Mei Diramal...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan bulan Mei 2021 diperkirakan mengalami surplus USD2,33 miliar, sedikit meningkat dibandingkan surplus pada bulan sebelumnya yang tercatat USD2,19 miliar. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan peningkatan surplus perdagangan Mei didorong oleh kenaikan harga barang komoditas unggulan Indonesia, seperti batu bara, CPO, serta emas.

Baca Juga: Umur 40 Tahun Bisa Daftar Jadi PNS, Cek Posisinya

"Dampak dari harga komoditas ini sendiri cenderung tertahan akibat adanya penurunan PMI dari 2 negara mitra dagang Indonesia, Jepang dan India, yang diakibatkan oleh masih meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Secara bulanan, sebenarnya nilai nominal ekspor dan impor pada bulan Mei cenderung mengalami penurunan karena biasanya volume ekspor dan impor di bulan saat libur lebaran cenderung rendah. Diperkirkan secara tahunan ekspor akan mencatatkan pertumbuhan sebesar 54,51% yoy (year on year), sementara impor akan tumbuh 63,80% yoy.

Baca Juga: Sri Mulyani: Sembako Murah di Pasar Tradisional Tidak Dipungut Pajak

"Kenaikan yang tinggi ini cenderung disebabkan oleh low base effect pada tahun yang lalu karena pada tahun lalu volume perdagangan sangat rendah di masa awal pandemi," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved