LPS: Defisit Neraca Berjalan 2016 Diprediksi Rp280 Triliun

Selasa, 19 Januari 2016 - 00:54 WIB
LPS: Defisit Neraca...
LPS: Defisit Neraca Berjalan 2016 Diprediksi Rp280 Triliun
A A A
JAKARTA - Sekretaris Perusahaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho mengemukakan, masih ada perbaikan pada prospek harga dan kebijakan moneter dalam jangka pendek ke depan. Hal itu terutama dilatarbelakangi pudarnya beberapa risiko inflasi yang sebelumnya dinilai cukup penting.

Menurut Samsu, el nino yang terjadi sejak Maret 2015, diperkirakan akan berakhir pada Mei 2016 sehingga akan mengurangi tekanan terhadap harga pangan. Di sisi lain, dia memperkirakan defisit neraca berjalan pada 2016 dari USD20,6 miliar (2,2% PDB) menjadi USD20,8 miliar atau sekitar Rp280 triliun (2,3% PDB). "Sedangkan pada 2017, defisit neraca berjalan diprediksi meningkat ke USD25,1 miliar (2,5% PDB)," ujarnya, Senin (18/1/2016).

Dia menuturkan, potensi pelebaran defisit neraca berjalan pada 2016 bersumber dari ekspektasi penurunan surplus neraca perdagangan. "Sementara kami melihat adanya perbaikan pada neraca modal dan finansial di tahun 2016, sejalan dengan turunnya ketidakpastian di pasar keuangan global setelah the Fed menaikkan suku bunga," paparnya.

Atas perkembangan tersebut, lanjut dia, cadangan devisa Indonesia diprediksi mencapai USD104,4 miliar pada akhir 2016. Angka tersebut menurut Samsu, jauh lebih rendah dari perkiraan LPS sebelumnya sebesar USD114,3 miliar.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPS Optimis Perekonomian...
LPS Optimis Perekonomian Indonesia Membaik pada 2022
Sukses Kelola dan Tingkatkan...
Sukses Kelola dan Tingkatkan Produktivitas SDM, LPS Raih Anugerah Employer of Choice 2022
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Tetapkan Dewan Komisioner LPS 2025-2030
Tugas Lembaga Penjamin...
Tugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
CFR LPS Tumbuhkan Kemampuan...
CFR LPS Tumbuhkan Kemampuan Menulis dan Membangun Network di Kalangan Muda Milenial
Jangan Ragu Nabung di...
Jangan Ragu Nabung di Bank, LPS Ingatkan Jangan Tergiur Bunga Tinggi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved