Rupiah Hari Ini Diramal Tertekan

Selasa, 19 Januari 2016 - 08:12 WIB
Rupiah Hari Ini Diramal...
Rupiah Hari Ini Diramal Tertekan
A A A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diramal masih tertekan sehingga membayangi para pelaku pasar khususnya dalam negeri. Apalagi, Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunganya akhir pekan lalu.

"Penguatan yang kami perkirakan sifatnya masih hanya sementara seiring penurunan harga minyak yang berimbas pada komoditas lainnya akan ikut menekan mata uang yang berbasis komoditas seperti rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Dia memprediksi rupiah sedang mencoba supportnya di level Rp13.910/USD dan resisten Rp13.870/USD. Namun berpeluang kembali melemah sehingga menembus support.

Meski laju yuan sempat tertolong rilis kenaikan house price index, namun oleh karena jelang dirilisnya data ekonomi kuartal IV/2015 China yang diperkirakan akan stagnan.

Membuat laju dari mata uang yuan hanya menguat terbatas secara jangka pendek terhadap yen dan USD. Setelah pembatasan yang dilakukan PBOC, membuat yuan kembali naik meski terbatas.

Kebijakan yang dilakukan PBOC sepertinya berhasil membawa pelaku pasar untuk melakukan aksi beli terhadap yuan. Sementara itu di pasar spot, rupiah sempat menguat terbatas sebelum berakhir di zona merah.

"Rilis data ekonomi AS yang kurang memuaskan membuat pelaku pasar mempunyai celah untuk memanfaatkan keunggulan di tengah kurang stabilnya pasar global. Data ekonomi Tiongkok yang diperkirakan stagnan membuat rupiah terbatas dan cenderung melemah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
46 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
56 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved