Di Depan China, Jokowi Pamer Kereta Cepat Tak Pakai APBN

Kamis, 21 Januari 2016 - 13:49 WIB
Di Depan China, Jokowi...
Di Depan China, Jokowi Pamer Kereta Cepat Tak Pakai APBN
A A A
BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan investor China menegaskan, dana yang digunakan untuk membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak menggunakan dana APBN. China memang dipilih Jokowi untuk menggarap proyek tersebut.

Jokowi mengatakan, sebanyak 60% pembiayaan ini hasil pinjaman lunak ke China Development Bank, dan sisanya dari Indonesia sendiri. (Baca: Jokowi Resmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung).

"Dari awal, pembangunan kereta cepat yang menghubungkan antara Jakarta-Bandung tidak mau menggunakan dana APBN, kenapa? Karena APBN akan kita titik beratkan untuk pembangunan infrastruktur di luar Jawa, anggarannya untuk ke sana," jelasnya saat peletakan batu pertama Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Cikalong Wetan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016).

Proyek infrastruktur yang dimaksud Jokowi di luar Jawa, yaitu jalan tol di Sumatera, baik kereta api antara Makassar-Manado dan tahun ini akan ada jaringan kereta api di Papua.

"Akan kita arahkan ke sana, jadi pembangunan Indonesia ini bukan lagi Jawa sentris tapi Indonesia sentris yang pusat-pusat pembangunannya ada di seluruh Indonesia," kata dia.

Lebih lanjut, pria asal Solo ini mengatakan, ke depannya, jika proyek ini terealisasi dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan kota atau provinsi lain juga akan dibangun kereta cepat.

"Kalau ini sudah jadi, saya yakin di luar Jawa juga akan minta. Maka kita tegaskan untuk tidak memakai APBN, supaya kota-kota di luar Jawa itu tidak lagi berseru 'kok anggarannya dipakai untuk Jawa lagi? Sumatera kapan? Sulawesi kapan? Papua kapan?' tidak akan ada lagi yang begitu," tutur Jokowi.

Menurutnya, dengan model yang mandiri dan kerja sama antara BUMN Indonesia dan China, Jokowi optimistis pemerintah bisa lebih fokus untuk membangun infrastruktur di seluruh Indonesia.

"Kerja sama bilateral antara dua BUMN Indonesia dan Tiongkok yang tidak gunakan dana APBN ini, akan membuat kita lebih bisa konsentrasi dalam membangun infrastruktur di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
9 jam yang lalu
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
11 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
11 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
12 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
12 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved